Mengapa Alibaba Kembangkan Ritel Offline?

Kompas.com - 11/11/2017, 14:23 WIB
Kompas TV Di tanah air sejumlah situs online juga turut berpastipasi dengan menebar diskon untuk menarik pembeli.
|
EditorErlangga Djumena

Sementara itu, pada pesta belanja online kali ini, Alibaba juga berupaya mendorong tingkat konsumsi masyarakat China.

Sebab, saat ini potensi tersebut terlihat jelas dengan adanya pertumbuhan pendapatan per kapita China dari 7.000 dollar AS per kapita pada 1999 menjadi 80.000 dollar AS per kapita pada saat ini.

Baca juga: Ritel Alibaba Pasarkan Kerupuk Udang Asal Indonesia

"Selama 10 tahun gaji naik double digit, semua orang membicarakan belanja dan shopping pay," ungkapnya.

Menurut dia, dengan meningkatnya pendapatan masyarakat, maka akan berdampak pada konsumsi, dan potensi pasar ini yang akan dibidik oleh Alibaba.

Pada 2017 ini, Alibaba menargetkan sebanyak 500 juta konsumen dari seluruh dunia terlibat aktif dalam festival yang menyediakan 140.000 merek dan 15 juta produk berkualitas.


Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X