Empat Keluarga Kaya Ini Dorong Anak-anaknya Belajar Bahasa Mandarin

Kompas.com - 12/11/2017, 22:59 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorKurnia Sari Aziza

NEW YORK, KOMPAS.com - Belajar bahasa kedua terbukti memberikan manfaat kognitif, kesehatan, dan pendidikan. Mempelajari bahasa asing memperbaiki perkembangan otak, melindungi dari penyakit demensia, dan mendorong konsentrasi.

Saat ini, bahasa Mandarin dipandang sebagai bahasa yang sedang digandrungi untuk dipelajari. Banyak keluarga kaya mulai mendorong buah hati mereka mempelajari bahasa ini sejak usia dini.

Mengutip Business Insider, Minggu (12/11/2017), bahasa China adalah salah satu bahasa terbesar di dunia dengan penutur mencapai 1,2 miliar orang. Ada 2 jenis dialek yang membentuk bahasa China, yakni Mandarin dan Kanton.

Bahasa Mandarin sendiri memiliki jumlah penutur mencapai 1 miliar orang. Bahasa ini dianggap akan terus penting dalam dunia bisnis di masa mendatang.

Empat keluarga kaya ini mendorong putra-putrinya untuk belajar bahasa Mandarin. Berikut uraiannya.

Jeff Bezos

Pendiri Amazon Jeff Bezos dan sang istri, MacKenzie memiliki 4 orang anak. Mereka telah bereksperimen dengan banyak subyek untuk mendidik keempat buah hati mereka.

Pendiri Amazon.com, Jeff BezosRichard Brian/Reuters Pendiri Amazon.com, Jeff Bezos
"Kami sudah mencoba semua hal, termasuk bepergian, eksperimen sains di dapur, inkubasi ayam, bahasa Mandarin, program matematika Singapura, dan banyak klub dan olahraga dengan anak-anak lain dari lingkungan sekitar," kata MacKenzie.

Mark Zuckerberg

CEO Facebook Mark Zuckerberg mempelajari bahasa Mandarin beberapa waktu lalu dan perkembangan kemampuan berbahasanya sangat menggembirakan. Bahkan, ia bisa melakukan sesi tanya jawab selama 30 menit dalam bahasa Mandarin.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X