Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bos Ciputra Group Jawab Isu Pembelian Saham Dahlan Iskan

Kompas.com - 16/11/2017, 05:43 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan beredar kabar yang menyebutkan bahwa Ciputra Group telah mengambil alih saham Jawa Pos Group dari Dahlan Iskan. Direktur Ciputra Group, Harun Hajadi pun buka suara mengklarifikasi kabar tersebut.

Menurut Harun, kabar soal pembelian saham Jawa Pos dari tangan mantan menteri BUMN era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu tidak benar. Sejauh ini Ciputra Group tidak melakukan aksi apapun pada Jawa Pos Group.

“Pak Ciputra pribadi atau Ciputra Group tidak membeli saham Pak Dahlan Iskan, sebelumnya atau sekarang,” terang Harun saat dihubungi Kompas.com, Rabu (15/11/2017) malam.

Baca juga : Ini Resep Suksesnya Ciputra (Bagian 1)

Dia juga menjelaskan bahwa salah satu pemegang saham Jawa Pos Group saat ini adalah Yayasan Jaya Raya, yang memilikinya sejak masa awal pendirian grup media tersebut. Yayasan ini memang berafiliasi dengan Ciputra, namun tidak pernah membeli saham Dahlan Iskan.

Selain itu, saat ini Ciputra Group juga tidak memiliki rencana untuk membeli saham Jawa Pos Group. “Belum ada (rencana),” pungkas Harun.

Sebelumnya, sempat berhembus kabar bahwa taipan properti Ciputra telah membeli saham Jawa Pos Group yang ada di tangan Dahlan Iskan.

Baca juga : 2019, Ciputra Memulai Proyek Garuda Raksasa di Lahan Reklamasi

 

Selain Ciputra, disebutkan juga bahwa porsi saham mantan menteri BUMN itu dilego ke Eric Samola dan Goenawan Mohamad.

Kompas TV Jampidsus menetapkan mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan 16 mobil listrik. Sprindik kasus ini diterbitkan pada 26 Januari 2017 lalu. Namun hal ini dibantah oleh kuasa hukum Dahlan Iskan, bahwa belum ada informasi resmi terkait penetapan sebagai tersangka. Dalam kasus ini, sebelumnya Kejagung telah menetapkan 2 tersangka, yaitu mantan Direktur PT Sarimas, Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi, dan Mantan Kepala Bidang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Kementrian BUMN, Agus Suherman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+