Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalan Tol Serang-Panimbang untuk Dorong Pariwisata dan Industri Banten

Kompas.com - 16/11/2017, 16:34 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran ruas tol baru, Serang-Panimbang di Provinsi Banten diprediksi akan menggenjot tingkat pertumbuhan di sektor pariwisata dan industri. Tol Serang-Panimbang membentang sepanjang 83,7 kilometer, dari wilayah Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, hingga Kabupaten Pandeglang.

"Sekarang, untuk daerah selatan Banten ini relatif belum terbuka. Harapannya, dengan adanya proyek tol ini, konektivitas ekonomi makin bagus, karena di selatan itu ada juga kawasan industri, pariwisata yang bisa lebih dieksplor kalau jalan tol itu sudah jadi," kata Direktur Utama PT Wika Serang Panimbang (WSP) Entus Asnawi Mukshon kepada pewarta saat ditemui di kantornya, Kamis (16/11/2017).

Entus menyebutkan, potensi pariwisata yang diperkirakan akan terbantu dengan jalan tol Serang-Panimbang di antaranya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pulau Umang, hingga Taman Nasional Ujung Kulon.

Potensi dari sektor kepariwisataan diprediksi akan bermunculan lagi dengan sendirinya, ditambah melalui maraknya pusat-pusat industri di Banten yang selama ini masih terkendala dalam hal akses ke tempat-tempat tertentu.

Baca juga: 91 Persen Jalan Tol di Indonesia Sudah Terapkan Non-Tunai

Dari pengalaman selama ini, sebagai anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Entus melihat pertumbuhan ekonomi suatu daerah setelah ada ruas tol baru dapat dilihat dalam hitungan maksimal lima tahun. Biasanya, untuk wilayah perkotaan, pertumbuhan akan nampak dalam satu hingga dua tahun, sedangkan di kawasan pedesaan tingkat pertumbuhan ekonominya akan kelihatan dalam empat sampai lima tahun kemudian.

Terhadap peluang usaha yang lain, semisal properti, disebut Entus akan muncul dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Terlebih, badan usaha jalan tol tidak diperkenankan untuk mengelola bisnis di luar kegiatan seputar jalan tol, hanya bisa untuk pengelolaan seperti rest area.

"Kalau TOD (Transit Oriented Development) di sekitar jalan tol itu tidak ditangani oleh pengelola jalan tol," tutur Entus.

Kompas TV Anak usaha Astra International, Astratel Nusantara mengincar ruas tol yang baru saja diresmikan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu alias Becakayu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BCA Targetkan Bank Digitalnya Mulai Untung pada 2023

BCA Targetkan Bank Digitalnya Mulai Untung pada 2023

Whats New
Hadapi Krisis Pangan Global, Mentan SYL Minta Penggunaan Alsintan Diperluas

Hadapi Krisis Pangan Global, Mentan SYL Minta Penggunaan Alsintan Diperluas

Whats New
Ramai Video Kecelakaan Kereta dengan Truk Pengangkut Mobil, Ini Kata KAI

Ramai Video Kecelakaan Kereta dengan Truk Pengangkut Mobil, Ini Kata KAI

Whats New
Kisruh Meikarta, Gelontor Iklan Rp 1,5 Triliun hingga Gugat Pembeli

Kisruh Meikarta, Gelontor Iklan Rp 1,5 Triliun hingga Gugat Pembeli

Whats New
Gandeng Toko Krisna hingga Kadin, Pemerintah Perkuat Pemasaran UMKM Oleh-oleh

Gandeng Toko Krisna hingga Kadin, Pemerintah Perkuat Pemasaran UMKM Oleh-oleh

Whats New
Sejarah Sodetan Ciliwung yang Dibilang Jokowi Mangkrak 6 Tahun

Sejarah Sodetan Ciliwung yang Dibilang Jokowi Mangkrak 6 Tahun

Whats New
Keluhan Penumpang soal Beda Tinggi dan Celah Peron dengan Pintu KRL dan Janji KAI Tambah Fasilitas

Keluhan Penumpang soal Beda Tinggi dan Celah Peron dengan Pintu KRL dan Janji KAI Tambah Fasilitas

Whats New
Cara Cek Ongkir J&T, JNE, TIKI, SiCepat, dan Pos Indonesia

Cara Cek Ongkir J&T, JNE, TIKI, SiCepat, dan Pos Indonesia

Work Smart
LPS Sebut Likuiditas Perbankan Sehat, Kredit dan DPK Tumbuh

LPS Sebut Likuiditas Perbankan Sehat, Kredit dan DPK Tumbuh

Whats New
Kadin Dukung Target Pencapaian Investasi RI Rp 1.400 Triliun pada 2023

Kadin Dukung Target Pencapaian Investasi RI Rp 1.400 Triliun pada 2023

Whats New
PHK Melalui Surel Dinilai Tak Hormati Pekerja, Ini yang Seharusnya Dilakukan Perusahaan

PHK Melalui Surel Dinilai Tak Hormati Pekerja, Ini yang Seharusnya Dilakukan Perusahaan

Whats New
Kata Luhut, Aturan Subsidi Kendaraan Listrik Bakal Terbit Februari

Kata Luhut, Aturan Subsidi Kendaraan Listrik Bakal Terbit Februari

Whats New
Elon Musk Sebut Produsen Mobil Listrik di China Bakal Jadi Pesaing Ketat Tesla

Elon Musk Sebut Produsen Mobil Listrik di China Bakal Jadi Pesaing Ketat Tesla

Whats New
Penguatan Berlanjut, IHSG Kembali Masuki Zona 6.900

Penguatan Berlanjut, IHSG Kembali Masuki Zona 6.900

Whats New
Pangeran MBS Komplain ke Luhut gara-gara Gagal Negosiasi Kilang, Investasi Arab Saudi ke RI Tertunda

Pangeran MBS Komplain ke Luhut gara-gara Gagal Negosiasi Kilang, Investasi Arab Saudi ke RI Tertunda

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+