Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/11/2017, 17:30 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Secara global maupun regional, gelombang “Shifting” di bidang ekonomi sedang terjadi saat ini. Salah satu dampak terbesarnya adalah berubahnya pola konsumsi atau belanja, maupun aspek-aspek terkait yang semestinya segera diantisipasi para pelaku bisnis.

Seperti yang disampaikan The Nielsen Company dalam rilisnya: “Indonesia Macroeconomy & FMCG Update” akhir Oktober lalu, konsumen Indonesia secara umum telah mengalami pergeseran perilaku dalam menentukan prioritas belanja. Salah satu poin utamanya adalah terkait keputusan atau prioritas dalam berbelanja.

Dalam hal mempergunakan uang yang dimiliki, konsumen kian terfokus pada tiga sektor: kebutuhan dasar keseharian (terutama pangan), kebutuhan masa depan (terutama pendidikan), serta kebutuhan berbasis pengalaman dan kesenangan (terutama gaya hidup dan rekreasi). Peningkatan rata-rata untuk ketiga sektor tersebut mencapai 12 persen dibanding tahun lalu.

Bhinneka (dahulu dikenal sebagai Bhinneka.Com) menangkap dan memaksimalkan peluang ini. Bhinneka juga melayani lini business-to-business (B2B). Salah satu fokus Bhinneka adalah menjaga dan melakukan percepatan pertumbuhan klien korporasi di sektor-sektor yang belum terlalu terjaring sebelumnya, dan di akhir 2017 ini, Bhinneka mulai melirik sektor perhotelan.

Baca juga : 2017, Bhinneka Kembangkan Jaringan Toko Offline

Director of Corporate Sales Bhinneka, Heriyadi mengatakan Bhinneka melihat potensi besar di sektor perhotelan. Dibuktikan dengan peningkatan kebutuhan dari pelaku bisnis di bidang hospitality yang tercatat konsisten dan cukup signifikan, khususnya sepanjang tahun 2017.

Selain menjadi penyedia semua kebutuhan pengadaan bisnis bagi para klien existing, Bhinneka pun terus aktif melakukan kegiatan agar bisa dikenal lebih luas. Salah satunya dengan menggelar “Smart Solution Day” di Bali, yang telah dikenal sebagai sentra bisnis pariwisata Tanah Air, pada 23 November 2017 mendatang.

Telah diketahui bersama, kini tengah terjadi ledakan bisnis perhotelan di beberapa kota besar di Indonesia. Selain di Bali, yang sebagian besar Penghasilan Asli Daerahnya (PAD) disumbang oleh sektor tersebut, disusul pula Bandung, Yogyakarta, Lombok, beberapa kawasan di Sumatera, bahkan hingga ke Papua dengan Raja Ampatnya. Sehingga pengelolaan sistem terkait IT diharapkan bisa menggawangi pelaku bisnis dalam operasionalnya.

Ledakan bisnis perhotelan ini pula tercermin dari pertumbuhan jumlah klien B2B Bhinneka. Sepanjang 2017, mitra bisnis Bhinneka telah meningkat sebesar 70 persem dan bukan mustahil angka ini akan semakin meningkat sesuai dengan gambaran dari The Nielsen Company di atas.

Baca juga : Bhinneka Bisnis, Layanan Online untuk Penyediaan Barang Korporasi

Sementara itu, peningkatan jumlah mitra bisnis Bhinneka dari sektor perhotelan juga sejalan dengan pertumbuhan penyerapan produk. Demi kebutuhan operasional bisnis, terjadi dongkrakan angka pemasaran produk-produk terkait. Mulai dari Server, komputer (Desktop PC, 2-in-1 PC, Mini PC, dan laptop), tablet yang menjadi perpanjangan peranti dalam melayani tamu, dan sebagainya.

“Sesuai dengan kebutuhan di masing-masing sektor, angka serapan untuk produk-produk terkait sangat signifikan," tambah Heriyadi melalui rilis yang diterima Kompas.com.

Semua layanan kemitraan ini, bisa diakses para pelaku bisnis dengan mudah. Semudah membuka laman B2B Bhinneka (bisnis.bhinneka.com), untuk semua keperluan. Termasuk pembelanjaan korporasi yang dilakukan sendiri secara online, konsultasi dengan para Business Consultants di Bhinneka, dan sebagainya.

Kompas TV Persoalan daya beli kelas menengah dan bawah melemah menjadi catatan serius.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BCA Targetkan Bank Digitalnya Mulai Untung pada 2023

BCA Targetkan Bank Digitalnya Mulai Untung pada 2023

Whats New
Hadapi Krisis Pangan Global, Mentan SYL Minta Penggunaan Alsintan Diperluas

Hadapi Krisis Pangan Global, Mentan SYL Minta Penggunaan Alsintan Diperluas

Whats New
Ramai Video Kecelakaan Kereta dengan Truk Pengangkut Mobil, Ini Kata KAI

Ramai Video Kecelakaan Kereta dengan Truk Pengangkut Mobil, Ini Kata KAI

Whats New
Kisruh Meikarta, Gelontor Iklan Rp 1,5 Triliun hingga Gugat Pembeli

Kisruh Meikarta, Gelontor Iklan Rp 1,5 Triliun hingga Gugat Pembeli

Whats New
Gandeng Toko Krisna hingga Kadin, Pemerintah Perkuat Pemasaran UMKM Oleh-oleh

Gandeng Toko Krisna hingga Kadin, Pemerintah Perkuat Pemasaran UMKM Oleh-oleh

Whats New
Sejarah Sodetan Ciliwung yang Dibilang Jokowi Mangkrak 6 Tahun

Sejarah Sodetan Ciliwung yang Dibilang Jokowi Mangkrak 6 Tahun

Whats New
Keluhan Penumpang soal Beda Tinggi dan Celah Peron dengan Pintu KRL dan Janji KAI Tambah Fasilitas

Keluhan Penumpang soal Beda Tinggi dan Celah Peron dengan Pintu KRL dan Janji KAI Tambah Fasilitas

Whats New
Cara Cek Ongkir J&T, JNE, TIKI, SiCepat, dan Pos Indonesia

Cara Cek Ongkir J&T, JNE, TIKI, SiCepat, dan Pos Indonesia

Work Smart
LPS Sebut Likuiditas Perbankan Sehat, Kredit dan DPK Tumbuh

LPS Sebut Likuiditas Perbankan Sehat, Kredit dan DPK Tumbuh

Whats New
Kadin Dukung Target Pencapaian Investasi RI Rp 1.400 Triliun pada 2023

Kadin Dukung Target Pencapaian Investasi RI Rp 1.400 Triliun pada 2023

Whats New
PHK Melalui Surel Dinilai Tak Hormati Pekerja, Ini yang Seharusnya Dilakukan Perusahaan

PHK Melalui Surel Dinilai Tak Hormati Pekerja, Ini yang Seharusnya Dilakukan Perusahaan

Whats New
Kata Luhut, Aturan Subsidi Kendaraan Listrik Bakal Terbit Februari

Kata Luhut, Aturan Subsidi Kendaraan Listrik Bakal Terbit Februari

Whats New
Elon Musk Sebut Produsen Mobil Listrik di China Bakal Jadi Pesaing Ketat Tesla

Elon Musk Sebut Produsen Mobil Listrik di China Bakal Jadi Pesaing Ketat Tesla

Whats New
Penguatan Berlanjut, IHSG Kembali Masuki Zona 6.900

Penguatan Berlanjut, IHSG Kembali Masuki Zona 6.900

Whats New
Pangeran MBS Komplain ke Luhut gara-gara Gagal Negosiasi Kilang, Investasi Arab Saudi ke RI Tertunda

Pangeran MBS Komplain ke Luhut gara-gara Gagal Negosiasi Kilang, Investasi Arab Saudi ke RI Tertunda

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+