Kompas.com - 17/11/2017, 12:00 WIB
Satu rangkaian kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) buatan PT Industri Kereta Api (INKA) terlihat di Balai Yasa, Manggarai, Jakarta, Senin (18/9/2017). Total ada sepuluh train set Kereta Bandara Soekarno-Hatta akan tiba di Balai Yasa Manggarai pada bulan Oktober dan ditargetkan akan beroperasi pada September 2017. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGSatu rangkaian kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) buatan PT Industri Kereta Api (INKA) terlihat di Balai Yasa, Manggarai, Jakarta, Senin (18/9/2017). Total ada sepuluh train set Kereta Bandara Soekarno-Hatta akan tiba di Balai Yasa Manggarai pada bulan Oktober dan ditargetkan akan beroperasi pada September 2017.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan bahwa proses konstruksi Kereta Bandara telah secara rata-rata telah mencapai 94 persen.

Progres tersebut antara lain mencakup pengadaan lahan, pengadaan wesel, pengadaan bantalan, pengadaan rel, pekerjaan Sipil (track, jembatan dan stasiun), pekerjaan Listrik Aliran Atas (LAA), pekerjaan telekomunikasi, dan pekerjaan persinyalan.

Direktur Prasarana Perkeretaapian, Zamrides, melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (17/11/2017), mengatakan telah melakukan inspeksi terhadap pekerjaan tersebut.

Secara rinci, progresnya adalah sebagai berikut. Pengadaan lahan, wesel, bantalan dan rel sudah mencapai 100 persen, pekerjaan sipil sudah mencapai 87 persen, Listrik Aliran Atas (LAA) 66 persen, telekomunikasi 75 persen dan persinyalan mencapai 81 persen.

Baca juga : Beroperasi Akhir 2017, Tarif Kereta Bandara Soekarno-Hatta Maksimal Rp 100.000

Rencananya pengoperasian KA Bandara, akan ujicoba pada pekan ke-4 November 2017. Selain soal penyelesaian proses konstruksi, sekarang sedang dilakukan percepatan pekerjaan timbunan yang masih tersisa sepanjang lebih kurang 250 meter dengan ketinggian lebih kurang 8 meter.

Setelah pekerjaan timbunan selesai, kemudian tahap pekerjaan akan dilanjutkan dengan pekerjaan badan jalan: yaitu pekerjaan ballast dan sub ballast, pekerjan track serta pemasangan LAA dan sistem persinyalan.

Ketika sudah beroperasi nanti, Kereta Bandara bakal melewati lima stasiun, yakni Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Sebagai dukungan operasional, PT Kereta Api Indonesia (Persero), juga melakukan pengembangan di Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, dan Stasiun Batuceper.

Akan ada beberapa fasilitas yang akan disediakan di setiap stasiun yaitu ticketing counter, tapping gate, escalator/travellator, elevator, commercial area, toilet, dan mushola.

Progres pembangunan Stasiun Sudirman Baru sekarang sudah 96 persen. Pekerjaan yang tersisa antara lain drainase utama, landscape, tembok pagar dan pintu utama.

Saat sudah beroperasi, Stasiun Sudirman Baru akan terintegrasi dengan moda transportasi publik lainnya yaitu Stasiun Sudirman (untuk pengguna KRL), bus TransJakarta, MRT dan LRT.

Pembangunan Stasiun Duri sudah mencapai 84 persen dan menyisakan antara lain pekerjaan drainase peron, landscape, dan escalator.

Adapun stasiun ini merupakan transit menuju lintas Tangerang, sedang dilakukan pekerjaaan memperpanjang peron pada jalur 5 agar bisa mengakomodir rangkaian KRL 12 gerbong.

Hal ini diperlukan, untuk dapat mengakomodir berkurangnya frekuensi layanan KRL lintas Duri-Tangerang akibat pengoperasian KA Bandara Soekarno-Hatta.

Pembangunan Stasiun Batuceper sudah mencapai 63 persen. Pekerjaan yang tersisa antara lain pengecatan, pemasangan eternit dan plafon serta pemindahan ruang PPKA.

Sementara itu pembangunan Stasiun Manggarai masih 45 persen, sehingga penumpang belum dapat dilayani dari stasiun tersebut.

Nantinya, Stasiun Manggarai akan menjadi titik koneksi antara layanan KA Bandara Soekarno-Hatta dengan KA antar kota dan KA perkotaan.

Kompas TV Penutupan jalan Daan Mogot kilometer 23 dilakukan sejak Minggu dini hari.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.