Tarik Investor di Bidang Hulu Migas, Bea Cukai Sederhanakan Sistem Perizinan

Kompas.com - 17/11/2017, 16:53 WIB
Ilustrasi: Lapangan migas banyu Urip di Cepu, Jumat (18/8/2017) KOMPAS.com/APRILLIAIKAIlustrasi: Lapangan migas banyu Urip di Cepu, Jumat (18/8/2017)
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk menggenjot gairah investasi di sektor usaha hulu migas, Bea Cukai bersama sejumlah instansi melakukan integrasi sistem informasi dalam rangka pemberian fasilitas fiskal impor barang untuk kegiatan usaha hulu migas.

Adapun pihak-pihak yang terlibat yakni Ditjen Migas Kementerian ESDM dan SKK Migas serta pengelola portal Indonesia National Single Window (PP INSW).

Dalam keterangan resmi Bea Cuka, Jumat (17/11/2017), kondisi saat ini dianggap masih belum efisien untuk dapat meningkatkan pertumbuhan kegiatan usaha hulu migas di Indonesia.

Selama ini, sistem informasi antar-Kementerian/Lembaga (K/L) yang belum terintegrasi membuat proses permohonan pemberian fasilitas fiskal menjadi panjang.

Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) harus mengajukan permohonan kepada tiga instansi yakni SKK Migas, Ditjen Migas dan Bea Cukai dengan total transaksi mencapai enam kali dan total waktu pelayanan mencapai 42 hari kerja.

"Untuk dapat semakin meningkatkan efisiensi pelayanan, saat ini Bea Cukai menggandeng ketiga instansi untuk mengembangkan aplikasi perizinan agar mempercepat waktu pengurusan perizinan,” ujar Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi.

Setelah dilakukan integrasi sistem, pelayanan terhadap pemberian fasilitas fiskal impor barang operasi keperluan KKKS untuk kegiatan usaha hulu migas diklaim akan lebih cepat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jika sebelumnya transaksi dilakukan enam kali, maka setelah sistem terintegrasi akan hanya menjadi dua kali atau lebih cepat 66 persen," tambah Heru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.