Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perusahaan Mauritius Gugat LPS soal Penjualan Bank Mutiara

Kompas.com - 20/11/2017, 09:09 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan investasi yang berbasis di Mauritius, Weston International Capital Ltd menggugat Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan 12 pihak terkait lainnya termasuk J Trust senilai 410 juta dollar AS.

Gugatan itu terkait penjualan saham Bank Mutiara kepada perusahaan keuangan asal Jepang, J Trust, 3 tahun silam. Mereka menuding proses penjualan bank eks Century itu sarat dengan  pencucian uang, penyuapan, dan pencurian.

Seperti dilansir Asia Sentinel, Kamis (16/11/2017)dalam gugatan yang diajukan 29 Semptember lalu ke Pengadilan Tinggi Mauritius itu, disebutkan bahwa miliaran juta dollar AS dana masyarakat Indonesia telah dilarikan ke rekening bank di Singapura, Lebanon, Rusia, Siprus, Bermuda, dan Inggris. Hal ini menurut gugatan itu dilakukan oleh sejumlah figur top industri keuangan di Jakarta.

Sebanyak enam penggugat yang dipimpin Weston menyatakan mereka ditipu pada saat proses penjualan Bank Mutiara.

Baca juga: Bank Mutiara Diguyur Modal Rp 300 Miliar dari J Trust

"Sudah waktunya bagi LPS untuk menyelesaikan utang-utang ini dan melaporkan tuduhan ini ke regulator global untuk menghadapi pengawasan anti-pencucian uang dan embargo secara intensif," ujar juru bicara Weston.

Adapun nama-nama yang digugat Weston antara lain, Anggota Dewan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)  Fauzi Ichsan, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo, dan petinggi PT Bank JTrust Indonesia Tbk Ahmad Fajar selaku Komisaris dan mantan Direktur Utama Bank JTrust Indonesia.

Selain itu juga ada nama petinggi JTrust Co asal Jepang dan pejabat J Trust Asia antara lain Nobuyoshi Fujisawa, Shigeyoshi Asano dan beberapa orang lainnya.

Tanggapan LPS

Sementara itu, pihak LPS mengaku belum menerima gugatan langsung secara formal. "Kami belum menerima secara formal adanya gugatan tersebut, baru tahu dari kabar-kabar media saja," kata Sekretaris Lembaga LPS Samsu Adi Nugroho ketika dikonfirmasi Kompas.com, Senin (20/11/2017).

Samsu menyatakan, pihaknya tengah mempelajari gugatan tersebut. Namun demikian, apabila dugaan dalam gugatan tersebut benar dan gugatan secara formal diterima, LPS mempersiapkan sejumlah langkah hukum.

Langkah-langkah yang akan ditempuh LPS antara lain mempelajari materi gugatan. Selain itu, sebut Samsu, pihaknya juga akan mempersiapkan tim kuasa hukum. "Menunjuk pengacara internasional jika diperlukan. Sebagaimana proses hukum lazimnya digugat," ungkap Samsu.

Baca juga: Ini 5 investor yang Dikalahkan J Trust

Kompas TV Kini makin banyak orang yang berani menyimpan uang dalam jumlah banyak di bank. Data lembaga penjamin simpanan, jumlah rekening dengan saldo lebih dari Rp 2 Miliar bertambah jadi Rp 199 juta rekening per Desember lalu. Naik sekitar 1,4% dalam sebulan. Sementara jumlah rekening bank dengan saldo di bawah Rp 2 Miliar juga bertambah dengan jumlah yang sama. Lembaga penjamin simpanan sendiri cuma menjamin dana nasabah di bank, sampai dengan Rp 2 Miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Earn Smart
Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Whats New
Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Rilis
IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

Whats New
Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Whats New
Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Whats New
Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Whats New
Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Whats New
Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Rilis
Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Whats New
Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Whats New
Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Whats New
Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Whats New
Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Whats New
Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Earn Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+