EDC Mandiri, BNI, dan BRI di 6 BUMN Diintegrasikan

Kompas.com - 20/11/2017, 13:34 WIB
Sejumlah perwakilan enam BUMN bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama penyediaan dan integrasi perangkat electronic data capture (EDC) di gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Sejumlah perwakilan enam BUMN bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama penyediaan dan integrasi perangkat electronic data capture (EDC) di gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2017).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak tiga bank yang bernaung di bawah Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sepakat bekerja sama untuk penyediaan perangkat electronic data capture (EDC) yang terintegrasi satu sama lain.

Kesepakatan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding) di gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2017).

"Ini adalah MoU Himbara dengan enam BUMN. Keenam BUMN itu sudah punya EDC, dari BNI, Mandiri, sama BRI. Dengan atm link Himbara, maka tiga EDC tadi jadi satu EDC saja," kata Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo kepada pewarta, di lokasi.

Adapun keenam BUMN tersebut adalah Kereta Api Indonesia (KAI), Pos Indonesia, Pegadaian, Kimia Farma, Telkom, dan Pertamina Retail. Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, nantinya jumlah EDC di tiap merchant maupun tempat layanan publik yang tadinya ada tiga perangkat EDC dari Himbara, yakni BNI, Bank Mandiri, dan BRI, akan jadi satu perangkat saja.

Baca juga : Perusahaan Mauritius Gugat LPS soal Penjualan Bank Mutiara

"Kalau kita belanja kita lihat EDC-nya berjejer banyak, yang ada di sini adalah BNI, Mandiri, dan BRI. BTN tidak punya EDC, sehingga ini yang kami harapkan satu saja biar lebih ringkas. Kalau pakai kartu Mandiri, EDC-nya dari BRI maupun BNI, bisa dilakukan (transaksi)," tutur Gatot.

Implementasi integrasi EDC ini ditargetkan bisa dimulai pada Desember 2017 mendatang. Adapun integrasi layanan EDC tersebut sama dengan ATM link, di mana bank- bank BUMN bisa menggunakan ATM yang sama sehingga investasi untuk penyediaan mesin ATM maupun EDC nantinya tidak sebesar dulu, di mana satu bank harus punya perangkatnya masing-masing.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X