Integrasikan Layanan, "Merchants" Cukup Punya Satu EDC Bank BUMN

Kompas.com - 20/11/2017, 14:30 WIB
Sejumlah perwakilan enam BUMN bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama penyediaan dan integrasi perangkat electronic data capture (EDC) di gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Sejumlah perwakilan enam BUMN bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama penyediaan dan integrasi perangkat electronic data capture (EDC) di gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2017).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga bank milik negara, yaitu BNI, Bank Mandiri, dan BRI sepakat untuk mengintegrasikan layanan perangkat electronic data capture (EDC) di enam Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Melalui kerja sama tersebut, para merchants cukup memiliki satu EDC dari bank BUMN, yang bisa dipakai untuk transaksi BNI, Bank Mandiri, BRI dan BTN.

(Baca: EDC Mandiri, BNI, dan BRI di 6 BUMN Diintegrasikan)

Jika ada perangkat EDC yang tak terpakai di satu merchant tertentu, perangkat tersebut akan dialihkan untuk layanan di merchant lain yang belum terpasang perangkat EDC.

"Merchant yang belum terpasang EDC bisa menggunakan EDC yang tidak terpakai lagi, sehingga tidak perlu menambah perangkat EDC lagi atau kalau ada penambahan, jumlahnya tidak terlalu besar seperti sebelum ada kerja sama ini," kata Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo di gedung Kementerian BUMN, Senin (20/11/2017).

Gatot menjelaskan, enam BUMN yang ikut serta dalam kerja sama ini adalah Kereta Api Indonesia (KAI), Pos Indonesia, Pegadaian, Kimia Farma, Telkom, dan Pertamina Retail.

EDC, untuk BNI, Bank Mandiri, dan BRI, nantinya hanya ada satu perangkat saja yang bisa dipakai untuk transaksi tiga bank tersebut.

BTN juga ikut serta dalam kerja sama ini, tetapi bank tersebut memang tidak mengeluarkan mesin EDC, sehingga untuk perangkat EDC hanya dari BNI, Bank Mandiri, dan BRI.

Dia menargetkan, pelaksanaan integrasi layanan EDC paling lambat bisa diterapkan pada Desember 2017 mendatang.

Keenam BUMN yang bekerja sama saat ini turut dijadikan sebagai pilot project. Sehingga, bila integrasi EDC ini lancar, tidak menutup kemungkinan ke depan akan ada BUMN lain yang melakukan hal serupa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Realisasi Investasi 2021 Rp 901,2 Triliun, Bahlil: Lampaui Target dari Perintah Presiden

Realisasi Investasi 2021 Rp 901,2 Triliun, Bahlil: Lampaui Target dari Perintah Presiden

Whats New
Sasar Proyek Grup Waskita hingga IKN, WSBP Target Kontrak Baru 2022 Tumbuh 30 Persen

Sasar Proyek Grup Waskita hingga IKN, WSBP Target Kontrak Baru 2022 Tumbuh 30 Persen

Rilis
Kabar Gembira, Pemerintah Perpanjang Insentif PPh Final UMKM

Kabar Gembira, Pemerintah Perpanjang Insentif PPh Final UMKM

Whats New
'Emak-emak' Mengeluh Sulit Dapat Minyak Goreng Murah di Ritel Modern, Kemendag Ungkap Penyebabnya

"Emak-emak" Mengeluh Sulit Dapat Minyak Goreng Murah di Ritel Modern, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Whats New
IHSG Ditutup Menguat 0,16 Persen, Rupiah Justru Melemah

IHSG Ditutup Menguat 0,16 Persen, Rupiah Justru Melemah

Whats New
Minyak Goreng Rp 14.000 Langka, Pengusaha Ritel Sentil Produsen dan Distributor

Minyak Goreng Rp 14.000 Langka, Pengusaha Ritel Sentil Produsen dan Distributor

Whats New
Biaya, Syarat, dan Cara Mengurus STNK Hilang atau Rusak di Samsat

Biaya, Syarat, dan Cara Mengurus STNK Hilang atau Rusak di Samsat

Whats New
Salurkan Kredit ke Sektor Prioritas, Bank Akan Dapat Insentif

Salurkan Kredit ke Sektor Prioritas, Bank Akan Dapat Insentif

Whats New
Transaksi Belanja di Malaysia dan Thailand Bisa Pakai QRIS

Transaksi Belanja di Malaysia dan Thailand Bisa Pakai QRIS

Whats New
Omicron Melonjak, Sri Mulyani: Ini Akan Jadi Perhatian agar Tak Pengaruhi Pemulihan Ekonomi

Omicron Melonjak, Sri Mulyani: Ini Akan Jadi Perhatian agar Tak Pengaruhi Pemulihan Ekonomi

Whats New
OJK Ingatkan, Hati-hati jika Ada Pinjol Ilegal 'Catut' Nama OJK

OJK Ingatkan, Hati-hati jika Ada Pinjol Ilegal "Catut" Nama OJK

Spend Smart
Perluas Layanan QRIS ke Negara Tetangga, BI Gandeng Bank Negara Malaysia

Perluas Layanan QRIS ke Negara Tetangga, BI Gandeng Bank Negara Malaysia

Whats New
Tingkat Utang RI Naik 10,8 Persen, Sri Mulyani: Lebih Baik Dibanding Negara Berkembang Lain

Tingkat Utang RI Naik 10,8 Persen, Sri Mulyani: Lebih Baik Dibanding Negara Berkembang Lain

Whats New
Targetkan 10 Juta Pohon, Mentan: Alhamdulillah, Kopi Indonesia Sangat Diminati...

Targetkan 10 Juta Pohon, Mentan: Alhamdulillah, Kopi Indonesia Sangat Diminati...

Whats New
Bank Indonesia Prediksi The Fed Naikkan Fed Fund Rate 4 Kali di Tahun Ini

Bank Indonesia Prediksi The Fed Naikkan Fed Fund Rate 4 Kali di Tahun Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.