Harga Minyak Mentah Naik ke Posisi Tertinggi 2,5 Tahun Terakhir

Kompas.com - 23/11/2017, 07:48 WIB
EditorErlangga Djumena

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak mentah dunia melonjak ke posisi tertinggi dalam 2,5 tahun terakhir, seiring penutupan pipa minyak Keystone, yang membawa minyak mentah dari Kanada ke Amerika Serikat, Rabu (22/11/2017) waktu setempat.

Harga minyak mentah AS naik 2 persen ke posisi 58,09 dollar AS per barrel. Posisi ini merupakan yang tertinggi sejak Juli 2015.

Sebelumnya, adanya kebocoran pipa Keystone, mengakibatkan 5.000 barrel minyak mentah tumpah di Dakota Selatan, AS, Selasa (21/11/2017). Sehingga saluran pipa yang membawa minyak mentah dari Alberta, Kanada ke Amerika Serikat itu pun ditutup.

"Ini sangat kritis," ucap Dylan White analis pasar minyak di Genscape seperti dikutip CNN.

Adapun harga minyak mentah jenis Brent naik 75 send menjadi 63,32 dollar AS.

Baca juga: Penangkapan 11 Pangeran Arab Saudi "Ganggu" Harga Minyak Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN Money


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.