Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bakal Ada Tol, BTN Resmikan Kantor Cabang Sukabumi

Kompas.com - 23/11/2017, 12:50 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membuka kantor cabang di Sukabumi, Jawa Barat. Ini sejalan dengan rencana pemerintah yang bakal membangun ruas tol yang menghubungkan Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi).

"Kami meresmikan kantor cabang BTN Sukabumi sudah pasti berdasarkan banyak pertimbangan bisnis," kata Direktur BTN Nixon Napitupulu dalam pernyataan resmi, Kamis (23/11/2017).

Nixon menjelaskan, dulunya kantor cabang tersebut hanya berstatus kantor cabang pembantu. Rencana pembangunan ruas tol Bocimi tersebut menhadi salah satu pertimbangan dalam menaikkan status kantor cabang di Sukabumi.

Wilayah Sukabumi, imbuh dia, juga menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi yang cukup maju. Industri daerah hasil karya masyarakat Sukabumi sudah menjadi ikon tersendiri dan berkembang sangat baik.

Baca juga: Pembangunan Bandara di Sukabumi Masih Terkendala lahan

"Industri ini mendorong ekonomi masyarakat berkembang dan mencoba untuk memenuhi kebutuhan lainnya. Kami ingin masuk sebagai bank untuk memenuhi kebutuhan tambahan dari meningkatnya ekonoi masyarakat," kata Nixon.

BTN mempunyai tugas untuk mendukung program Sejuta Rumah. "Sukabumi termasuk menjadi salah satu pintu yang perseroan harapkan dapat memberikan dukungan untuk program tersebut," sebutnya.

Per November 2017, BTN Sukabumi telah mengucurkan kredit sekitar Rp 142 miliar dengan alokasi sekitar Rp 120 miliar untuk mendukung pembiayaan KPR Subsidi. Adapun sekitar Rp 21 miliar untuk mendukung pembiayaan KPR Non Subsidi.

Penghimpunan DPK atau dana pihak ketiga per 31 Oktober 2017 sekitar Rp 47 miliar. Menurut Nixon, dengan status kantor cabang penuh, BTN Sukabumi akan bekerja lebih keras meningkatkan apa yang sudak dikerjakan pada saat status masih sebagai cabang pembantu.

"Kebutuhan rumah di sini masih terbuka lebar terutama untuk yang nonsubsidi. Kami minta BTN Sukabumi untuk mendorong agar potensi itu menjadi pasar yang dapat dikuasasi oleh BTN," ungkap Nixon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Penerapan 'Product Market Fit' dalam Startup?

Bagaimana Penerapan "Product Market Fit" dalam Startup?

Whats New
Nasib Zoom, Dulu Jadi Pelopor 'Meeting Online' Saat Pandemi Covid-19, Kini PHK 1.300 Karyawan...

Nasib Zoom, Dulu Jadi Pelopor "Meeting Online" Saat Pandemi Covid-19, Kini PHK 1.300 Karyawan...

Whats New
Melesat 29,11 Persen, Bank DKI Kantongi Laba Bersih Rp 939,11 Miliar di 2022

Melesat 29,11 Persen, Bank DKI Kantongi Laba Bersih Rp 939,11 Miliar di 2022

Rilis
Aprindo: Tutupnya Gerai Makanan dan Minuman adalah Keniscayaan karena Tidak Adaptif

Aprindo: Tutupnya Gerai Makanan dan Minuman adalah Keniscayaan karena Tidak Adaptif

Whats New
Fluktuatif, IHSG Sesi I Ditutup Naik Tipis

Fluktuatif, IHSG Sesi I Ditutup Naik Tipis

Whats New
Persiapan Ramadhan 2023, Bapanas Minta Bulog dan ID Food Percepat Impor Daging Sapi

Persiapan Ramadhan 2023, Bapanas Minta Bulog dan ID Food Percepat Impor Daging Sapi

Whats New
IBK Indonesia Akan Right Issue Senilai Rp 1,2 Triliun

IBK Indonesia Akan Right Issue Senilai Rp 1,2 Triliun

Whats New
Nasabah Keluhkan Aplikasi M-BCA Error, BCA: Kini Sudah Normal

Nasabah Keluhkan Aplikasi M-BCA Error, BCA: Kini Sudah Normal

Whats New
Aprindo Bantah Gerai Transmart Tutup karena Bangkrut

Aprindo Bantah Gerai Transmart Tutup karena Bangkrut

Whats New
Gelar IPO, Hillcon Kelebihan Permintaan 1,3 Kali

Gelar IPO, Hillcon Kelebihan Permintaan 1,3 Kali

Whats New
Cerita dari Negeri Kaya Sawit, Harga Minyak Goreng yang Terus Digoreng

Cerita dari Negeri Kaya Sawit, Harga Minyak Goreng yang Terus Digoreng

Whats New
Aprindo Bantah Ritel Jadi Penyebab Minyakita Langka

Aprindo Bantah Ritel Jadi Penyebab Minyakita Langka

Whats New
Kreditur Tolak Putusan Perdamaian, Bos Garuda: Kami Belum Menerima Pemberitahuan Resmi dari Pengadilan

Kreditur Tolak Putusan Perdamaian, Bos Garuda: Kami Belum Menerima Pemberitahuan Resmi dari Pengadilan

Whats New
Terbukti Mengemplang Pajak, Perusahaan di Bantul Kena Denda Rp 93,56 Miliar

Terbukti Mengemplang Pajak, Perusahaan di Bantul Kena Denda Rp 93,56 Miliar

Whats New
Dapat Restu Luhut, Tarif Baru Masuk Borobudur Diperkirakan Rp 150.000

Dapat Restu Luhut, Tarif Baru Masuk Borobudur Diperkirakan Rp 150.000

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+