Hoaks dan Fakta Holding BUMN, Robert Pakpahan Dirjen Pajak Baru, Ini 5 Berita Populer Ekonomi

Kompas.com - 24/11/2017, 07:00 WIB
Gedung Kementerian BUMN wikipediaGedung Kementerian BUMN
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

JAKARTA, KOMPAS.com - Holding BUMN, terutama di sektor migas, terus menjadi bahan perdebatan yang panas.

Menteri BUMN Rini Soemarno kekeuh untuk meneruskan kebijakan holdingisasi walau banyak arus kuat yang menghelanya.

Sekadar informasi, wacana holding BUMN ini sudah ada sejak 1999 saat Tanri Abeng menjabat sebagai menteri BUMN. Isu holding BUMN tersendat pelaksanaannya hingga era Presiden Joko Widodo.

Baca juga : Pembentukan Holding BUMN Terus Disorot

sebagai catatan, China baru melakukan holdingisasi BUMN-nya sejak 2003, namun kini sudah sangat kuat.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo sendiri menginginkan pembentukan holding BUMN yang kuat agar bisa bersaing di pasar global, seperti halnya BUMN Temasek di Singapura.

Pembentukan holding akan menciptakan efisiensi di BUMN sehingga tidak bergantung dari dana APBN.

Berita mengenai holding BUMN masih menjadi berita yang diminati pembaca Kompas.com.

Selain itu, berita mengenai calon Dirjen Pajak baru, Robert Pakpahan juga diminati oleh pembaca.

Baca juga : Mengenal Calon Dirjen Pajak Indonesia yang Baru, Robert Pakpahan

Berikut 5 berita populer di kanal ekonomi Kompas.com pada Kamis (23/11/2017) yang bisa Anda nikmati kembali pagi ini.

1. Holding BUMN: Antara Hoaks dan Fakta

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.