Penerbangan ke Bali Dibatalkan, Penumpang di Australia Marah-marah

Kompas.com - 27/11/2017, 09:10 WIB
Berbagai maskapai terparkir di Bandara Ngurah Rai Bali, Senin (25/9/2017)KOMPAS.com/BAMBANG P. JATMIKO Berbagai maskapai terparkir di Bandara Ngurah Rai Bali, Senin (25/9/2017)

SYDNEY, KOMPAS.com - Maskapai-maskapai Australia seperti Virgin, Jetstar, dan Qantas mengumumkan pembatalan penerbangan dari dan ke Bali sejalan dengan meningkatnya aktivitas vulkanik di Gunung Agung, Karangasem, Bali. Akibatnya, ribuan penumpang terkatung-katung.

Mengutip Daily Mail, Senin (27/11/2017), Gunung Agung meletus untuk kedua kalinya pada pekan ini. Sehingga, maskapai-maskapai Australia memilih untuk tidak melayani menerbangan karena ruang udara yang dipenuhi abu.

Pembatalan penerbangan membuat penumpang terpaksa harus tidur di bandara. Selain itu, penumpang juga harus menunggu berjam-jam tanpa ada informasi yang jelas.

Beberapa penumpang yang frustrasi menumpahkan kekesalan mereka melalui akun Facebook. Namun, ada juga penumpang yang menyatakan senang-senang saja bahwa mereka dipindahkan dengan akomodasi yang telah ditanggung.

Baca juga: AirNav Terbitkan Notam Penutupan Bandara Ngurah Rai

Seorang penumpang berterima kasih kepada Jetstar yang disebutnya 'bodoh' lantaran telah merusak liburannya. Pasalnya, hingga kemarin sejumlah maskapai masih mengoperasikan rute penerbangan ke Bali, hingga akhirnya sang penumpang membeli tiket Emirates.

Lalu, seorang penumpang menyatakan telah memesan tiket penerbangan Jetstar ke Bali. Namun, tiba-tiba penerbangan dibatalkan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, yang akhirnya sejumlah penumpang mengembalikan tiket mereka.

Beberapa penumpang malah telah terbang dari Sydney atau Adelaide, lalu ke Darwin di mana penerbangan kemudian dibatalkan. Penumpang kemudian dijanjikan untuk ditempatkan di akomodasi di Cairns.

Jetstar sendiri telah merilis pernyataan yang terkait dengan kondusi penerbangan dari dan ke Bali. Pada Sabtu (25/11/2017), Jetstar mengalihkan 3 penerbangan ke Bali dan membatalkan 6 penerbangan yang sudah siap terbang meninggalkan Bali.

"Menyusul erupsi Gunung Agung di Bali, Indonesia, saat ini tidak aman untuk mengoperasikan penerbangan di sekitar Bandara Denpasar," kata Jetstar dalam pernyataannya.

Jetstar menyatakan, pada Sabtu malam telah membatalkan penerbangan dari dan ke Bali. Adapun 3 penerbangan yang tengah menuju Bali diputuskan untuk kembali mendarat di Australia.

Kompas TV Kementerian Perhubungan sudah memiliki skenario jika gunung agung meletus, dan berdampak hingga ke Bandara Ngurah Rai.




Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErlangga Djumena
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X