Kompas.com - 29/11/2017, 09:09 WIB
Presiden Jokowi memulai program peremajaan kebun kelapa sawit di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (13/10/2017). KOMPAS.com/YOGA SUKMANAPresiden Jokowi memulai program peremajaan kebun kelapa sawit di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (13/10/2017).
|
EditorJosephus Primus

NUSA DUA, KOMPAS.com - Perhelatan ke-15 Konferensi Internasional Kelapa Sawit Berkelanjutan (RSPO) di Nusa Dua, Bali, dibuka resmi hari ini, Rabu (29/11/2017). Acara itu dikenal dengan sebutan RT15.

Catatan terkumpul Kompas.com dari laman rt.rspo.org menunjukkan bahwa sejatinya, pertemuan itu sudah berlangsung sejak Senin (27/11/2017). Acara berlangsung hingga Kamis (30/11/2017).

Pada pembukaan, Menteri Perdagangan Republik Indonesia Enggartiarto Lukita akan menjadi pembicara utama. Sementara, pada sesi pagi, ada pembicaraan mengenai kelapa sawit berkelanjutan di Afrika.

Pada hari yang sama, menjelang petang, Asisten Profesor dari Universitas Hawaii, AS, Dr. Kimberly Carlson akan mengetengahkan makalah bertajuk Does RSPO Certification Reduce Deforestation or Fire in Indonesia?.


Minyak kelapa sawit bisa dibuat berbagai makanan olahan, termasuk cokelat buatan yang banyak dikonsumsi masyarakat.Kompas.com/Josephus Primus Minyak kelapa sawit bisa dibuat berbagai makanan olahan, termasuk cokelat buatan yang banyak dikonsumsi masyarakat.

Lantas, Dr. Nia Kurniawati Hidayat dari Institut Pertanian Bogor (IPB) akan menyampaikan pandangan ilmiahnya dengan judul On the Profitability of Sustainability Certification: An Analysis Among Indonesian Palm Oil Smallholders.

Selanjutnya, pada Kamis (30/11/2017) sekitar pukul 10.30 Wita, akan ada gelaran RSPO Principles and Criteria 2018 Review. Seluruh acara RT15 berlangsung di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali.

Indonesia adalah negara pemasok minyak sawit terbesar dunia. WWF/J Morgan Indonesia adalah negara pemasok minyak sawit terbesar dunia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

Rilis
Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Whats New
Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Whats New
Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Whats New
Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Whats New
Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Whats New
Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X