RI Berpotensi Salip Singapura sebagai Eksportir Ikan Hias Terbesar Dunia

Kompas.com - 05/12/2017, 13:59 WIB
Ikan koiSHUTTERSTOCK Ikan koi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menilai Indonesia punya potensi besar dalam industri ikan hias dunia sebagai eksportir.

Bahkan, jika dipersiapkan dengan serius, bukan tidak mungkin Indonesia bisa menyalip Singapura yang saat ini masih menjadi eksportir utama di dunia untuk ikan hias.

"Data pada 2016 menunjukkan Indonesia merupakan eksportir ikan hias nomor 5 di dunia yang mampu mengambil pasar hingga 7,13 persen. Jumlah ini masih kalah dari Singapura yang merupakan eksportir utama di dunia yang mencapai angka 12,44 persen," kata Susi melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (5/12/2017).

Dia mengungkapkan, potensi industri ikan hias di Indonesia nampak pada indikator nilai ekspor dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Dari 2007 sampai 2016, ekspor ikan hias dari Singapura mengalami tren pertumbuhan yang negatif, yakni 4,47 persen per tahun.

Sedangkan Indonesia mengalami tren pertumbuhan ekspor positif, yaitu 15,17 persen per tahun. Melalui data di atas, Susi menyatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan bersedia membantu untuk mewujudkan hal itu dan sekaligus mengajak kementerian serta lembaga lain turut serta dalam rencana tersebut.

"Masa negara yang lebih besar 100 kali dari Singapura, pemasarannya harus bergantung dengan negara yang 100 kali lebih kecil dari kita. Untuk itu kita bisa bekerja sama, KKP siap membantu apa saja yang diperlukan," tutur Susi.

Para pengusaha juga bisa terlibat memajukan industri ikan hias Indonesia. Sejumlah cara yang dapat ditempuh di antaranya mengadakan forum bisnis ikan hias, membantu display, hingga marketing hasil produksi ikan hias dalam negeri.



EditorBambang Priyo Jatmiko

Close Ads X