Soal Holding Perbankan dan Jasa Keuangan, Kementerian BUMN Tak Tergesa-gesa

Kompas.com - 05/12/2017, 17:08 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mengkaji lebih lanjut rencana pembentukan holding untuk perbankan dan jasa keuangan. Staf Khusus Menteri BUMN Wianda Pusponegoro mengaku pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam membentuk holding perbankan dan jasa keuangan karena harus memerhatikan dengan cermat dari aspek legalnya.

"Kami sedang lihat secara detail untuk (holding) perbankan dan jasa keuangan. Semua ingin kami lakukan bertahap dan yang penting dari sisi legal ter-cover dengan baik, tidak tergesa-gesa, semua aspek legal harus terpenuhi, dan sosialisasi ke semua pihak," kata dia saat ditemui usai acara diskusi di gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).

Dari skema sementara, yang ditunjuk menjadi induk holding BUMN perbankan dan jasa keuangan adalah PT Danareksa (Persero). Anak usaha holding tersebut nantinya yang merupakan bank milik negara adalah Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.

Sementara anggota holding lain di luar keempat bank tersebut adalah PT Jalin Pembayaran Nusantara, Pegadaian, PT Permodalan Nasional Madani, dan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia.

Baca juga: Kementerian BUMN Bantah Isu Holding Sebabkan Pengurangan Pegawai

Pembentukan holding perbankan dan jasa keuangan ditargetkan rampung pada kuartal pertama tahun 2018.

Adapun pihak yang akan menjadi anak usaha holding akan melepas status BUMN. Walaupun begitu, anak usaha holding dipastikan akan tetap diperlakukan layaknya BUMN, seperti yang tertera dalam Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2016.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.