Di China, Starbucks Buka Gerai dengan Luas Separuh Lapangan Sepak Bola

Kompas.com - 05/12/2017, 17:37 WIB
|
EditorErlangga Djumena

NEW YORK, KOMPAS.com - Jaringan gerai kopi Starbucks memandang China akan segera menyalip AS sebagai pasar terbesarnya dalam satu dekade ini. Untuk memperkuat fokusnya di China, Starbucks membuka gerai terbesarnya di dunia di Shanghai.

Gerai tersebut menempati area seluas lebih dari 2.700 meter persegi atau sekitar separuh lapangan sepak bola. Gerai ini pun berlokasi di area belanja terkenal di Shanghai, yakni West Nanjing Road.

Mengutip Bloomberg, Selasa (5/12/2017), konsumen bisa menyaksikan langsung proses pengolahan biji kopi dan mencicip kopi mewah. Selain itu, konsumen juga bisa menggunakan aplikasi digital canggih Starbucks untuk berinteraksi dengan gerai.

CEO Starbucks Kevin Johnson membidik China sebagai upaya menangkis penjualan global yang kurang menggembirakan. Saat ini, Starbucks memiliki 3.000 gerai di China.

Baca juga : Menurut Mayora, Ini Alasan Permen Kopiko Dibawa ke Luar Angkasa

"Jelas bahwa kekuatan Starbucks di China akan jauh lebih signifikan ketimbang kekuatan di AS," ujar pendiri Starbucks Howard Schultz di Shanghai.

Penjualan Starbucks di China tumbuh sebesar 8 persen, sementara secara global hanya 2 persen. Adapun pendapatan Starbucks dari kawasan Asia Pasifik menyumbang 15 persen dari pendapatan Starbucks untuk tahun fiskal yang berakhir pada Oktober 2017.

Kabarnya, gerai baru Starbucks dibuka setiap 15 jam di China. Starbucks pun berencana untuk memiliki 5.000 gerai di China pada tahun 2021.

Pesatnya pertumbuhan bisnis Starbucks di China didorong oleh peningkatan jumlah keluarga China dengan pendapatan yang meningkat pula. Selain itu, konsumen China juga semakin mempertimbangkan kualitas.

"Konsumen China, khususnya generasi muda, mencari hal-hal yang didorong kualitas, lebih unik, dan menjelaskan siapa mereka," tutur Jack Chuang dari OCBC Strategy Consultants.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Erick Thohir: Tidak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Erick Thohir: Tidak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa

Whats New
Gandeng Perusahaan Farmasi Inggris, Erick Thohir: Bio Farma Akan Kembangkan Obat Hemofilia

Gandeng Perusahaan Farmasi Inggris, Erick Thohir: Bio Farma Akan Kembangkan Obat Hemofilia

Whats New
Ini Kriteria Pemimpin Ideal Versi Sri Mulyani

Ini Kriteria Pemimpin Ideal Versi Sri Mulyani

Whats New
Kresna Life Minta Cabut Sanksi PKU, OJK: Berbahaya untuk Calon Nasabah Baru

Kresna Life Minta Cabut Sanksi PKU, OJK: Berbahaya untuk Calon Nasabah Baru

Whats New
Jadikan FABA Filler Pupuk NPK, Petrokimia Gresik Hemat Rp 7,4 Miliar

Jadikan FABA Filler Pupuk NPK, Petrokimia Gresik Hemat Rp 7,4 Miliar

Whats New
Inflasi Terus Meningkat, Mendagri: Memang Sudah Diprediksi...

Inflasi Terus Meningkat, Mendagri: Memang Sudah Diprediksi...

Whats New
OJK Sebut SWI Temukan 105 Pinjol Ilegal dan 18 Investasi Ilegal pada September 2022

OJK Sebut SWI Temukan 105 Pinjol Ilegal dan 18 Investasi Ilegal pada September 2022

Whats New
Pembangkit Batu Bara Beroperasi Lagi di Eropa, Harga Batu Bara Naik

Pembangkit Batu Bara Beroperasi Lagi di Eropa, Harga Batu Bara Naik

Whats New
Tren 'Startup' Gabungkan 'E-commerce' dan 'Online Travel Agent', Apa Manfaatnya?

Tren "Startup" Gabungkan "E-commerce" dan "Online Travel Agent", Apa Manfaatnya?

Whats New
Sri Mulyani Ungkap Ancaman Dunia Setelah Pandemi Covid-19

Sri Mulyani Ungkap Ancaman Dunia Setelah Pandemi Covid-19

Whats New
Luluh 'Rayuan' RI, Produsen Pipa Terbesar Belanda Tak Jadi Bangun Pabrik di Vietnam

Luluh "Rayuan" RI, Produsen Pipa Terbesar Belanda Tak Jadi Bangun Pabrik di Vietnam

Whats New
Jaga Harga Beras Stabil, Menhub Pastikan Kelancaran Distribusi Lewat Tol Laut

Jaga Harga Beras Stabil, Menhub Pastikan Kelancaran Distribusi Lewat Tol Laut

Whats New
Pabrik Bahan Baku Obat Kimia Farma Ditarget Mampu Tekan Impor hingga 20 Persen

Pabrik Bahan Baku Obat Kimia Farma Ditarget Mampu Tekan Impor hingga 20 Persen

Whats New
OJK Sebut IPO Blibli Masih Berlanjut, Bagaimana Statusnya?

OJK Sebut IPO Blibli Masih Berlanjut, Bagaimana Statusnya?

Whats New
OJK Terima 10.109 Aduan Masyarakat, Ini Sektor yang Paling Banyak Diadukan

OJK Terima 10.109 Aduan Masyarakat, Ini Sektor yang Paling Banyak Diadukan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.