Kompas.com - 05/12/2017, 21:40 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menargetkan penyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 120 triliun pada 2018 mendatang, dengan bunga diturunkan menjadi 7 persen dari sebelumnya 9 persen per tahun.

Dari target itu, 50 persen di antaranya atau sebesar Rp 60 triliun akan dialokasikan kepada sektor produktif.

"Ini sudah diputuskan di KKSK (Komite Kebijakan Sektor Keuangan), adanya subsidi bunga  ini harus memberikan added value bagi UMKM," ujar Yuana Sutyowati, Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop dan UKM, melalui pernyataan resmi di Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Yuana mengatakan, dengan menyasar sektor produktif seperti manufaktur, agribisnis maupun pertanian, maka dampak terhadap kontribusi PDB (Produk Domestik Bruto) akan semakin besar sekaligus memberikan nilai tambah, dan penyerapan tenaga kerja. Terlebih, saat ini jumlah UMKM di Indonesia mencapai 59 juta.

Baca juga: Pemerintah Kejar Target Penyaluran KUR Rp 110 Trilun Hingga Akhir 2017

 "Apalagi data Bank Indonesia menunjukkan dari jumlah itu baru 19,1 persen yang tersentuh oleh bank, artinya masih 80,9 persen yang belum diakses perbankan," ungkapnya.

Dengan demikian, diperlukan upaya lebih keras agar pelaku usaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bisa mendapatkan akses layanan perbankan seperti pembiayaan guna mengembangkan usahanya.

Yuana mengatakan, salah satu upayanya adalah mengoptimalkan layanan Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) dalam membimbing UMKM untuk bisa mendapatkan layanan perbankan.

Ketua KKMB Nasional, Bambang Suharto mengatakan, sepanjang tahun 2016 hingga 2017, KKMB membantu menfasilitasi 2.500 IUMK (ijin usaha mikro kecil), membantu menfasilitasi sertifikat halal bagi 150 UMKM, akses penjualan online bagi 575 pengusaha, dan akses KUR bagi 470 UMKM.

Berdasarkan data Kemenkop, realisasi penyaluran KUR sampai dengan Agustus 2017 telah mencapai Rp 61,14 triliun (55,6 persen) kepada kepada 2.734.490 debitur dari target yang dicanangkan Rp106,6 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.