Ditopang Cukai Rokok, Pemerintah Jamin Arus Keuangan BPJS Kesehatan Aman

Kompas.com - 08/12/2017, 06:00 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) didampingi Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo (kiri) menyampaikan pendapatnya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/9). Rapat itu membahas utang pemerintah. ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAYMenteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) didampingi Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo (kiri) menyampaikan pendapatnya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/9). Rapat itu membahas utang pemerintah.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengimbau masyarakat peserta BPJS Kesehatan tidak perlu panik layanan kesehatan terkendala.

Hal itu dikarenakan arus kas atau cashflow BPJS Kesehatan hingga akhir 2017 dipastikan aman. Ditambah, dengan rencana ke depan pembiayaan program BPJS Kesehatan akan bersumber dari cukai rokok.

"Sudah enggak ada masalah cashflow BPJS (Kesehatan) sampai akhir tahun ini," kata Mardiasmo saat ditemui pewarta di gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kamis (7/12/2017).

Mardiasmo menjelaskan, hingga November 2017, pihaknya telah membayar semua kekurangan biaya BPJS sebesar Rp 7,8 triliun. Untuk awal tahun 2018, Kementerian Keuangan juga telah menyiapkan dana Rp 2,1 triliun khusus untuk penerima bantuan iuran (PBI).

Pihak yang termasuk dalam kategori PBI ini adalah masyarakat miskin yang biaya jaminan kesehatannya masih ditanggung oleh pemerintah.

"Di awal 2018, PBI yang Januari kami menomboki dulu, apakah di minggu pertama atau kedua," tutur Mardiasmo.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menjamin layanan untuk masyarakat peserta program ini terus berjalan normal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia juga minta supaya rencana pemerintah untuk menambah pembiayaan BPJS Kesehatan dari cukai rokok tidak diperdebatkan. Hal itu dikarenakan untuk jangka panjang wacana tersebut dinilai bisa menekan angka perokok baru dan menekan kebiasaan perokok yang sudah lama.

"Bukan suatu hal yang aneh kalau (pembiayaan BPJS Kesejatan) bersumber dari cukai rokok. Tujuannya lambat laun bergeser, perokok jadi berkurang, orang sehat, dan jaminan kesehatan semakin besar," ujar Fachmi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X