Kompas.com - 08/12/2017, 14:49 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan, kelangkaan elpiji bersubsidi 3 kilogram bukan disebabkan oleh pengurangan pasokan.

Direktur Pemasaran Pertamina, Muchamad Iskandar menegaskan, saat ini pasokan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram (kg) tidak alami kekurangan.

Iskandar mengatakan, rata-rata penyaluran elpiji bersubsidi setiap harinya sebesar 24.000 metrik ton (MT). Jumlah tersebu alami peningkatan dibandingkan bulan Juni-Juli yang hanya 20,2 hingga 20,3 MT per hari.

"Tidak benar ada isu pengurangan. Ini dari rata-rata Juli sampai November, rencana Desember kami tingkatkan 21.000 MT," ucap Iskandar di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat, (8/12/2017).

Baca juga : Elpiji 3 Kg Langka di Sejumlah Daerah, Ini Penjelasan Pertamina

Dengan demikian, pihaknya menjamin ketersediaan pasokan elpiji 3 kilogram, sebab, elpiji melon ini merupakan penugasan dari negara kepada Pertamina.

"Kami tetap menjamin ketersediaan elpiji 3 kilogram ke masyarakat karena ini konsekuensi penugasan, masyarakat tidak perlu khawatir berapa pun kebutuhan masyarakat akan kami penuhi," ujarnya.

Dalam mengatakasi kelangkaan yang terjadi di beberapa wilayah, Pertamina terus mengintensifkan operasi pasar guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Sudah beberapa titik di Bogor sekitarnya, dan dibeberapa wilayah Indonesia, kami melakukan Operasi Pasar (OP) menambah volume penyaluran," ujar SVP Non Fuel Marketing Pertamina.

Berdasarkan data Pertamina, hingga akhir November 2017, realisasi penyaluran elpiji 3 kilogram bersubsidi mencapai 5,750 juta MT, atau 93 persen dari kuota yang ditetapkan pada APBN-P 2017 sebesar 6,199 juta MT.

Sampai akhir Desember, realisasinya diperkirakan melebihi kuota sekitar 1,6 persen di atas kuota APBN-P 2017 tersebut.

Kompas TV Mereka rela antre berjam-jam hanya untuk mendapatkan satu tabung gas 3 kilogram.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.