Jumlah Wilayah BBM Satu Harga Tembus 38 Titik

Kompas.com - 08/12/2017, 20:03 WIB
Suasana SPBU Satu Harga usai diresmikan Pertmina Didesa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna Pulau Terluar. Tidak saja BBM satu harga yang diberikan pertamina, dalam waktu dekat tabung gas LPG 3 KG juga akan disalurkan di pulau terluar ini.
KOMPAS.COM/ HADI MAULANASuasana SPBU Satu Harga usai diresmikan Pertmina Didesa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna Pulau Terluar. Tidak saja BBM satu harga yang diberikan pertamina, dalam waktu dekat tabung gas LPG 3 KG juga akan disalurkan di pulau terluar ini.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS. com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama dengan perusahaan minyak milik negara atau PT Pertamina (Persero) terus menambah wilayah Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga di seluruh Indonesia.

Kali ini Kementerian ESDM, PT Pertamina (Persero) telah menambah jumlah lembaga penyalur BBM satu harga di empat titik yang masuk kedalam kategori wilayah 3T (Terpencil, Tertinggal, Terluar) yakni pulau Sumatera, Kalimantan, dan Nusa Tenggara.

Adapun keempat titik tersebut meliputi SPBU Kompak 26.38301 di Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

SPBU kompak 16.253.121 di Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, SPBU Mini 65.77303 di Kecamatan Biduk Biduk, Kabupaten Berau, Provinsi, Kalimantan Utara, dan SPBU 54.85709 di Kecamatan Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Laksanakan Program BBM Satu Harga, Pertamina Tambah 2 SPBU-N di Natuna

Dengan tambahan 4 titik tersebut, berarti telah terdapat 38 titik SPBU BBM Satu Harga dari 54 titik yang ditargetkan pada tahun 2017.

Peresmian keempat lembaga penyalur BBM satu harga oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan di SPBU Kompak 26.38301 di Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Peresmian juga dihadiri oleh Direktur Utama Pertamina Massa Manik, Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Bupati Bengkulu Utara Mian.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, pihaknya selalu mendorong agar semua sumber daya alam diperuntukkan untuk pemerataan dan pelayanan masyarakat yang lebih berkeadilan.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik mengungkapkan, Pertamina secara konsisten terus mendukung program Presiden terkait dengan ketahanan energi nasional melalui pengoperasian SPBU BBM Satu Harga di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil).

"Keberadaan SPBU di wilayah tersebut sangat vital bagi upaya pemerintah mendongkrak perekonomian setempat," ujar Massa Manik melalui keterangan resmi, Jumat (8/12/2017).

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.