Adakah Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Kompas.com - 11/12/2017, 11:33 WIB
|
EditorErlangga Djumena

SINGAPURA, KOMPAS.com — Indonesia telah memiliki sistem jaminan sosial dengan penyelenggara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Dibentuk dengan dasar hukum serupa, yaitu Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, kedua badan itu juga memiliki sinergi dalam melaksanakan tugasnya.

Demikian diungkapkan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto saat acara temu media di Singapura, Sabtu (9/12/2017).

“Kami sudah memiliki MOU (nota kesepahaman) dengan BPJS Kesehatan untuk penanganan pasien, termasuk mereka yang sakit akibat kecelakaan kerja,” ucap Agus.

Baca juga: 2017, Penambahan Peserta BPJS Ketenagakerjaan Lampaui Target

Menurut dia, hadirnya MOU itu dapat memberi kepastian bagi pasien untuk mendapat pertolongan sedini mungkin di fasilitas kesehatan.

“Pada waktu pasien masuk rumah sakit, yang pertama menangani (tanggungan biaya) adalah BPJS Kesehatan. Apabila diketahui sakitnya akibat kecelakaan kerja, BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung biaya pengobatan tersebut,” katanya.

Dia mengatakan, untuk memastikan apakah penyakit yang dialami pasien adalah kecelakaan kerja, ada tim dokter independen yang memeriksa dan memberikan rekomendasi.

"Terpenting, pasien masuk dahulu. Jika yang berhubungan dengan pekerja memang ada di kami (BPJS Ketenagakerjaan). Namun, kalau pasien dalam kondisi darurat dan perlu segera mendapat pertolongan akan repot (jika mesti menentukan pakai BPJS Ketenagakerjaan atau BPJS Kesehatan). Karena itulah, kami buat MOU,” ujarnya.

Dalam acara temu media tersebut, BPJS Ketenagakerjaan turut melansir hasil kinerjanya sepanjang 2017. Total iuran BPJS Ketenagakerjaan hingga November 2017 mencapai Rp 49,94 triliun atau tumbuh 14,2 persen dari periode sama tahun sebelumnya.

Dari segi jumlah peserta, BPJS Ketenagakerjaan berhasil menjaring 44.225.027 orang per 30 November 2017 dengan peserta aktif 25.399.729 orang.

Kompas TV Bagaimana mengatasi defisit anggaran yang setiap tahun selalu dialami BPJS Kesehatan?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wahyoo dan Livin’ by Mandiri Gelar Kompetisi Kuliner untuk UMKM

Wahyoo dan Livin’ by Mandiri Gelar Kompetisi Kuliner untuk UMKM

Rilis
Daftar Harga Listrik Per kWh 2022 untuk Golongan Tarif Non-subsidi

Daftar Harga Listrik Per kWh 2022 untuk Golongan Tarif Non-subsidi

Spend Smart
Sama-sama Beri Utang ke Negara, Apa Beda IMF dan Bank Dunia?

Sama-sama Beri Utang ke Negara, Apa Beda IMF dan Bank Dunia?

Whats New
Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar BPJS Kesehatan, Bagaimana Realisasinya?

Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar BPJS Kesehatan, Bagaimana Realisasinya?

Whats New
Viral Isu Pencairan Kredit Tanpa Jaminan ke Pengusaha Tambang, BNI Buka Suara

Viral Isu Pencairan Kredit Tanpa Jaminan ke Pengusaha Tambang, BNI Buka Suara

Whats New
Luhut Perpanjang Sosialisasi Beli Minyak Goreng Pakai Aplikasi

Luhut Perpanjang Sosialisasi Beli Minyak Goreng Pakai Aplikasi

Whats New
Fakta Singapura, Surga Bagi WNI Sembunyikan Hartanya di Luar Negeri

Fakta Singapura, Surga Bagi WNI Sembunyikan Hartanya di Luar Negeri

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Terkena Sanksi BI Checking, Apa Akibatnya?

Terkena Sanksi BI Checking, Apa Akibatnya?

Whats New
Ratusan Jemaah Batal Berangkat Haji Furoda, Apa Uangnya Bisa Kembali?

Ratusan Jemaah Batal Berangkat Haji Furoda, Apa Uangnya Bisa Kembali?

Spend Smart
Targetkan Swasembada Gula Konsumsi di 2025, Ini Strategi BUMN

Targetkan Swasembada Gula Konsumsi di 2025, Ini Strategi BUMN

Whats New
Antisipasi Gagal Panen, Petani di Bengkulu Disarankan Ikut Program AUTP

Antisipasi Gagal Panen, Petani di Bengkulu Disarankan Ikut Program AUTP

Rilis
Erick Thohir Sebut Banyak Investor UEA Tertarik Danai IKN hingga Wisata Laut RI

Erick Thohir Sebut Banyak Investor UEA Tertarik Danai IKN hingga Wisata Laut RI

Whats New
Sulap Limbah Jagung jadi Produk Kerajinan, Pemuda Ini Dapat Hadiah dari Sandiaga Uno

Sulap Limbah Jagung jadi Produk Kerajinan, Pemuda Ini Dapat Hadiah dari Sandiaga Uno

Whats New
Buruh Migran Indonesia Meninggal di Sabah, Partai Buruh Bakal Demo Kedubes Malaysia

Buruh Migran Indonesia Meninggal di Sabah, Partai Buruh Bakal Demo Kedubes Malaysia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.