Kaesang Pangarep Luncurkan Madhang.Id, Marketplace Masakan Rumahan

Kompas.com - 11/12/2017, 19:21 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Kaesang Pangarep dan tim melaunching Madhang.id di Balai Kota Semarang, Senin (11/12/2017)KOMPASCOM/NAZAR NURDIN Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Kaesang Pangarep dan tim melaunching Madhang.id di Balai Kota Semarang, Senin (11/12/2017)

SEMARANG, KOMPAS.com - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, kembali meluncurkan salah satu unit usaha bisnisnya. Bersama anak-anak muda di Semarang, Kaesang meluncurkan situs madhang.id.

Aplikasi itu pertama kali diperkenalkan di aula Balaikota Semarang, Senin (11/12/2017) sore. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melakukan soft launching aplikasi berbasis Android tersebut, yang nantinya dapat diunduh melalui Playstore maupun App Store.

Madhang.id dirancang menjadi marketplace makanan rumahan. Situs itu nantinya menampung para ibu-ibu rumah tangga untuk menjual aneka masakan rumahan. Para pedagang kaki lima juga bisa ikut bergabung dalam situs itu dan berjualan di dalamnya.

"Kelebihan situs ini jam fleksibel, ibu-ibu dapat upload menu variatif dan preorder. Jadi ini tidak terpaut jam kerja penjualan," ujar Chief Executive Officer (CEO) madhang.id Maulana Bayu S.

Bersama dengan Kaesang, Madhang.id diperuntukkan bagi mereka yang ingin mencicipi aneka masakan rumahan. Masakan yang dimasak atau ditawarkan dalam situs itu hasil kreasi para ibu rumah tangga.

"Ini buat yang kangen masakan rumahan, biasanya kita ingin makanan CFC. Kami angkat makanan rumahan agar lebih booming, karena ini lebih sehat dan lebih enak," tuturnya.

Senada dengan Bayu, Kaesang ingin agar situs itu dapat menjadi jembatan pemberdayaan warga. Selama ini, dia ditantang ayahnya Presiden Jokowi untuk ikut memajukan UMKM.

Situs madhang.id dikreasikan untuk memajukan UMKM. Ia pun yakin situs jual beli makanan itu yang didirikan bersama 9 pendiri itu akan sukses kelak.

"Saya tahu makanan rumahan itu lebih digemari ketimbang makanan luar negeri," ucap putra bungsu Presiden ini.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memuji inovasi dari Kaesang dan tim anak muda Semarang itu. Ia berterima kasih karena aplikasi itu melibatkan ibu rumah tangga sebagai mitra bisnisnya.

Dengan pelibatan itu, ibu rumah tangga tidak hanya fokus mengurus rumah, namun juga dapat menyajikan makanan hingga akhirnya mendapat imbal hasil yang baik.

"Apa banyak wanita di Semarang yang mendeklarasikan sebagai ibu rumah tangga, mengurusi rumah, sehingga nilai ekonomis tidak ada karena mendapat alokasi anggaran dari suami. Pola ini berubah, ngurusi rumah dan mendapatkan ekonomi, kita positif thingking dulu, bahwa ini bermanfaat," imbuhnya. 

Kompas TV Hari belanja online nasional (Harbolnas) akan berlangsung 12 Desember 2017.


EditorAprillia Ika

Terkini Lainnya

Tahun Ini, PLN Bidik Penjualan Listrik 245 Terawatt

Tahun Ini, PLN Bidik Penjualan Listrik 245 Terawatt

Whats New
 Dirut Krakatau Steel Mengaku Tak Kenal dengan Swasta yang Ditangkap KPK

Dirut Krakatau Steel Mengaku Tak Kenal dengan Swasta yang Ditangkap KPK

Whats New
Salah Satu Direkturnya Ditangkap KPK, Krakatau Steel Tunjuk PLT

Salah Satu Direkturnya Ditangkap KPK, Krakatau Steel Tunjuk PLT

Whats New
Daftar 100 Saham Anggota Indeks KOMPAS100

Daftar 100 Saham Anggota Indeks KOMPAS100

Whats New
Direkturnya Ditangkap KPK, Krakatau Steel Pastikan Kinerja Perusahaan Tak Terpengaruh

Direkturnya Ditangkap KPK, Krakatau Steel Pastikan Kinerja Perusahaan Tak Terpengaruh

Whats New
Impor Bawang Putih 100.000 Ton dari China, Bulog Siapkan Rp 500 Miliar

Impor Bawang Putih 100.000 Ton dari China, Bulog Siapkan Rp 500 Miliar

Whats New
Inspirasi Usaha: Warjak, Jadi Juragan Warung Nasi Tanpa Repot

Inspirasi Usaha: Warjak, Jadi Juragan Warung Nasi Tanpa Repot

Work Smart
Ini Hal yang Harus dan Jangan Dilakukan Saat Menyiapkan Anggaran Pernikahan

Ini Hal yang Harus dan Jangan Dilakukan Saat Menyiapkan Anggaran Pernikahan

Earn Smart
Sempet Mengamen, Sendi Kini Jadi Bos Kosmetik Beromzet Miliaran Rupiah

Sempet Mengamen, Sendi Kini Jadi Bos Kosmetik Beromzet Miliaran Rupiah

Work Smart
Akibat Tragedi 737 Max 8, Nilai Pasar Boeing Lenyap 40 Miliar Dollar AS

Akibat Tragedi 737 Max 8, Nilai Pasar Boeing Lenyap 40 Miliar Dollar AS

Whats New
Punya Potensi Besar, Industri Keramik Jadi Sektor Unggulan Indonesia

Punya Potensi Besar, Industri Keramik Jadi Sektor Unggulan Indonesia

Whats New
Awal Mei, Masyarakat Sudah Bisa Nikmati Tol Pandaan-Malang Seksi 1-3

Awal Mei, Masyarakat Sudah Bisa Nikmati Tol Pandaan-Malang Seksi 1-3

Whats New
Dirut Krakatau Steel soal OTT KPK: Aman Dong, Saya Kan Tukang Benah-benah...

Dirut Krakatau Steel soal OTT KPK: Aman Dong, Saya Kan Tukang Benah-benah...

Whats New
Hadapi Era Disrupsi, BNI Syariah Siapkan Digitalisasi Ekosistem Halal

Hadapi Era Disrupsi, BNI Syariah Siapkan Digitalisasi Ekosistem Halal

Rilis
Tak Ingin Jago 'Kandang', Sehati TeleCT Sasar Tiga Benua Pasarkan Produk

Tak Ingin Jago "Kandang", Sehati TeleCT Sasar Tiga Benua Pasarkan Produk

Whats New

Close Ads X