Menkominfo: Sudah 93 Juta Orang Registrasi Kartu SIM

Kompas.com - 11/12/2017, 21:00 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan jumlah pengguna layanan telekomunikasi yang telah mendaftar ulang kartu SIM menggunakan nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sudah mencapai 93 juta orang.

Angka tersebut berdasarkan catatan terakhir pada hari Minggu (10/12/2017) tepat pukul 00.00 malam.

Totalnya sendiri masih jauh dari target registrasi ulang pelanggan yang dipatok oleh Kemenkominfo yakni, 250 juta nomor dengan tenggat waktu 28 Februari 2018.

Namun menurut Menkominfo realisasi target itu bukan masalah karena yang terpenting adalah manfaatnya.

Baca juga : Kebijakan Registrasi Kartu SIM Prabayar Rugikan Pengusaha Seluler?

“Sudah 93 juta yang daftar. Tapi bukan masalah berapa targetnya. Dengan registrasi kartu prabayar, akan ketahuan data pasti jumlah pelanggan real kartu prabayar dari operator A berapa, B berapa,” ujar Rudiantara usai Peresmian Pembangunan Proyek Jaringan Komunikasi Kabel Laut Australia-Indonesia-Singapura, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin, (11/12/2017).

Selain itu, menurut Rudiantara, ada manfaat berharga lainnya adalah untuk menghemat pengeluaran operator telekomunikasi dalam hal pengadaan kartu SIM.

Apalagi dengan maraknya praktik 'pakai buang' di masyarakat; yakni membeli kartu SIM hanya untuk menghabiskan konten promosinya saja.

"Setahun berapa ratus juta SIM card yang dibeli (operator). Berapa yang jadi pelanggan? Kalau 0,5 dollar AS dikalikan 300 juta orang, ya 150 juta dollar AS atau Rp 2 triliun," jelas pria yang akrab disapa Chief RA ini.

Baca juga : Cegah Penyalahgunaan, Masyarakat Wajib Registrasi Kartu Prabayar dengan NIK

Sebelumnya, pemerintah mewajibkan pengguna untuk registrasi ulang nomor teleponnya dengan memakai nomor KTP dan Kartu Keluarga. Kewajiban registrasi itu dituangkan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 21 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Kompas TV Aksi bakar kartu perdana prabayar sebagai bentuk penolakan pemberlakukan wajib daftar ulang satu NIK tiga nomor.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.