Apa Kabar Rencana Pemindahan Ibu Kota?

Kompas.com - 13/12/2017, 05:50 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (kiri) menjadi pembicara saat Forum Parlemen Dunia 2017 di Nusa Dua, Bali, Kamis (7/9). Bambang Brojonegoro memaparkan target pembangunan dalam lima tahun ke depan yang selalu melibatkan parlemen, lembaga swadaya masyarakat dan akademisi dalam setiap perencanaan pembangunan untuk mensukseskan target pembangunan tersebut. ANTARA FOTO/Wira Suryantala/nym/aww/17. ANTARA FOTO/Wira SuryantalaMenteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (kiri) menjadi pembicara saat Forum Parlemen Dunia 2017 di Nusa Dua, Bali, Kamis (7/9). Bambang Brojonegoro memaparkan target pembangunan dalam lima tahun ke depan yang selalu melibatkan parlemen, lembaga swadaya masyarakat dan akademisi dalam setiap perencanaan pembangunan untuk mensukseskan target pembangunan tersebut. ANTARA FOTO/Wira Suryantala/nym/aww/17.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sekian lama tidak ada kabar terkait rencana pemindahan ibu kota, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro menyatakan, pihaknya akan segera menyelesaikan kajiannnya.

Menurut dia, kajian pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta akan rampung pada akhir bulan Desember 2017 ini. Namun, Bambang tidak menjelaskan secara terperinci mengenai kajian tersebut. Yang pasti sebut dia, kandidat ibu kota pengganti DKI Jakarta berlokasi di luar pulau Jawa.

Dalam kajian tersebut dipelajari beberapa kota yang berpotensi menjadi ibu kota baru. Meskipun demikian, Bambang memastikan bahwa seluruh kota tersebut tidak berada di Jawa.

"Yang pasti ada di luar Pulau Jawa," kata Bambang usai acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Selasa (12/12/2017).

Baca juga: Bappenas Maju Terus Pantang Mundur Pindahkan Ibu Kota dari Jakarta

Menurut Bambang, kajian yang sedang dilakukan terkait dengan sejumlah aspek. Beberapa di antaranya adalah skema pembiayaan dan kebutuhan lainnya.

"Tapi belum sampai ke desain kotanya," ujar mantan Menteri Keuangan ini.

Bambang menyatakan, setelah pihaknya menyelesaikan kajian pada akhir bulan ini, maka laporan tersebut akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo. Saat ini, kata dia, kajian tersebut sudah hampir rampung.

Sebelumnya, beberapa calon kuat kota yang akan menjadi ibu kota ramai dibincangkan. Salah satunya adalah kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah.

Kompas TV JK: Pemindahan Ibu Kota Harus Dipikirkan Secara Matang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X