Susi: Laporkan jika Ada Perusahaan Fiktif Ikut Lelang di KKP

Kompas.com - 13/12/2017, 15:21 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat mengadakan konferensi pers di rumah dinas Susi, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat mengadakan konferensi pers di rumah dinas Susi, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak masyarakat melalui berbagai platform digital turut serta melaporkan ke pihaknya jika ada perusahaan fiktif yang ikut lelang pengadaan barang dan jasa di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Bila terbukti ada pelanggaran dari aduan masyarakat, Susi tidak segan menindak tegas hingga mencopot pejabat terkait yang berwenang dalam hal tersebut.

"Ada pemenang lelang yang perusahaan fiktif, jangan pikir mereka bisa lepas. Pemerintah punya cara atau struktur untuk mengawasi itu. Bila saya tidak tahu, ada yang akan beri tahu," kata Susi melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (13/12/2017).

Selain mengenai perusahaan fiktif, Susi juga mengimbau pegawai internal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) agar jangan coba-coba memenangkan lelang sebuah perusahaan yang masih ada hubungan kekerabatan dengan mereka.

Baca juga : Menteri Susi Sebal Anggaran KKP Habis Buat Bayar Konsultan

Jika ada yang ketahuan melakukan hal tersebut, meskipun sudah tanda tangan kontrak, Susi memastikan dia sendiri yang akan membatalkan kontrak tersebut.

"Jika ketahuan ada dirjen (direktur jenderal) yang mengesahkan kontrak karena hubungan keluarga atau kekerabatan, kontrak akan saya batalkan dan dirjen akan saya ganti," tutur Susi.

Pada Selasa (12/12/2017) kemarin, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mensosialisasikan Program KKP Tahun 2018, dalam rangka transparansi dan peningkatan partisipasi penyedia barang dan jasa untuk mendukung proyek KKP tahun depan.

Dalam sosialisasi tersebut, ada setidaknya 500 peserta yang terdiri dari penyedia jasa konstruksi, jasa konsultasi, hingga penyedia barang dan jasa lainnya.

Kompas TV Yang juga tengah jadi sorotan adalah tantangan dari Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti kepada Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.