KILAS EKONOMI

PGN Dipercaya Pemerintah Jual LNG Blok Sanga-Sanga

Kompas.com - 13/12/2017, 16:20 WIB
PT PGN (Persero) Tbk mencatat laba Rp 670 miliar pada semester I 2017 PT PGN (Persero) Tbk mencatat laba Rp 670 miliar pada semester I 2017
|
EditorKurniasih Budi

KOMPAS.com - Pemerintah menunjuk PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk ( PGN) sebagai penjual gas alam cair ( LNG) yang diproduksi Kilang Badak LNG PT Badak NGL dengan sumber gas dari Blok Sanga-Sanga di Kalimantan Timur. 

Penunjukkan PGN sebagai penjual LNG bagian negara yang belum terkontrak (uncommited) ini akan berlaku untuk periode penjualan 2018.

"Penunjukkan PGN sebagai penjual LNG Blok Sanga-Sanga bagian negara ini kami terima sebagai sebuah kepercayaan dari pemerintah kepada kami selaku perusahaan BUMN yang fokus di bidang usaha gas bumi," kata Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama di Jakarta, Rabu (13/12/2017).

Baca: PGN Incar Seluruh Kawasan Industri di Indonesia

Ia mengatakan, keputusan pemerintah menetapkan PGN sebagai penjual LNG bagian negara ini didasari oleh surat Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas) Amien Sunaryadi.

Berdasarkan surat tertanggal 4 Desember 2017, SKK Migas menunjuk PGN sebagai penjual uncommited volume LNG Badak dengan sumber gas dari Sanga-Sanga.

PGN bertugas melaksanakan jual beli LNG dengan para calon pembeli untuk periode 2018 dengan tetap tunduk pada penetapan alokasi dan harga LNG dari Menteri ESDM.

"Selanjutnya, PGN bisa memulai perundingan dengan calon pembeli dengan terus berkoordinasi dengan SKK Migas," ujar Rachmat.

Baca: PGN Siap Pasok Gas Bumi ke Kawasan Ekonomi Khusus di Sukabumi

Dengan penunjukkan itu, PGN bertanggung jawab untuk menyampaikan permohonan persetujuan secara tertulis mengenai mekanisme penjualan yang akan digunakan sebelum memasarkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X