JAKARTA, KOMPAS.com - Organisasi Perburuhan Internasional atau ILO (International Labour Organization) mencatat para pekerja sudah mulai menentukan strategi meningkatkan penghasilan mereka dengan punya lebih dari satu pekerjaan.
Dari data ILO, jumlah kalangan profesional yang punya lebih dari satu pekerjaan tercatat cukup signifikan.
"Ada 20 persen dari para profesional punya lebih dari satu pekerjaan. Ini merupakan dampak dari perkembangan teknologi," kata Owais Parray selaku ekonom ILO di acara Indonesia Jobs Outlook 2017 di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2017).
Menurut Parray, biasanya pekerja yang punya lebih dari satu pekerjaan adalah mereka yang menggeluti bidang agrikultura. Dia menjelaskan, seperti petani, hanya efektif bekerja pada musim-musim tertentu selama setahun, sesuai dengan komoditas yang dia garap.
Baca juga : ILO Prediksi Tingkat Pengangguran Global Meningkat
Setelah itu, para petani punya waktu lebih untuk mengerjakan hal lain, sehingga petani punya lebih dari satu pekerjaan termasuk hal yang normal. Namun, berbeda dengan kalangan profesional yang sebelumnya hanya fokus pada pekerjaannya, mereka mulai menjajaki bidang lain.
Untuk sektor yang ke depannya akan semakin berkembang di Indonesia, menurut Parray, adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan e-commerce. Hal itu dikuatkan dengan data berbagai sumber yang dikutip ILO, bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan kegiatan e-commerce dalam beberapa tahun ke depan.
"Dari survei McKinsey, disebutkan ada potensi penambahan 150 miliar dolar AS terhadap GDP (Produk Domestik Bruto) melalui digitalisasi," tutur Parray.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.