Jelang Libur Natal, 80 Persen Tiket KA di Stasiun Malang Sudah Terjual - Kompas.com

Jelang Libur Natal, 80 Persen Tiket KA di Stasiun Malang Sudah Terjual

Kompas.com - 14/12/2017, 18:41 WIB
Seorang pramugari Kereta Api (KA) di Stasiun Kota Malang saat melayani penumpang, Kamis (14/12/2017)KOMPAS.com / Andi Hartik Seorang pramugari Kereta Api (KA) di Stasiun Kota Malang saat melayani penumpang, Kamis (14/12/2017)

MALANG, KOMPAS.com - Jelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, tiket perjalanan sejumlah Kereta Api (KA) keberangkatan dari Stasiun Kota Malang sudah habis terjual.

Wakil Kepala Stasiun Kota Malang, Mardiono mengatakan, prosentase tiket yang terjual untuk angkutan Natal dan Tahun Baru sudah mencapai 80 persen. Bahkan untuk hari - hari tertentu, tiket keberangkatan KA sudah habis.

"Kalau okupansi sudah terjual 80 persen untuk angkutan Natal dan Tahun Baru. Untuk tanggal-tanggal tertentu sudah habis," katanya di Stasiun Kota Malang, Kamis (14/12/2017)

Ia mengatakan, ada 10 perjalanan KA jarak jauh dari Stasiun Kota Malang. Untuk Natal dan Tahun Baru, pihaknya memberlakukan dua KA tambahan. Dengan demikian, akan ada 12 perjalanan KA jarak jauh dari Stasiun Kota Malang.

Baca juga : Mulai 2 November, Tiket KA Ekonomi Naik

Adapun 12 perjalanan KA itu diantaranya, KA Malioboro Ekspres jurusan Yogyakarta dengan jam keberangkatan pukul 8.20 WIB, KA Jayabaya jurusan Jakarta pukul 11.45 WIB, KA Gajayana jurusan Jakarta pukul 13.30 WIB, KA Bima jurusan Jakarta pukul 14.25 WIB, KA Malabar jurusan Bandung pukul 16.00 WIB dan KA Tawangalun jurusan Banyuwangi dengan jam keberangkatan pukul 16.05 WIB.

Selain itu juga ada KA Mutiara Selatan jurusan Bandung dengan jam keberangkatan pukul 16.30 WIB, KA Matarmaja jurusan Jakarta pukul 17.30 WIB, KA Majapahit jurusan Jakarta pukul 18.30 WIB, KA Matarmaja Tambahan jurusan Jakarta pukul 19.00 WIB, KA Gajayana Tambahan pukul 19.45 WIB dan KA Malioboro Ekspress jurusan Yogyakarta dengan keberangkatan pukul 20.10 WIB.

Selain itu, Mardiono mengaku sudah menyiapkan pengamanan untuk angkutan Natal dan Tahun Baru. Terdiri dari keamanan pihak stasiun, polisi dan personel TNI.

"Untuk pengamanan, kita tiap hari ada 16 scurity dan tiga polisi khusus. Polsek dua personel. Koramil 2 personel. Jadi ada sekitar 25 personel pengamanan setiap hari," ucapnya.

Pihaknya juga mulai meningkatkan pengamanan di sepanjang jalur rel KA. Terutama di jalur perlintasan yang tanpa palang pintu. Ia mengaku sudah menambah personel pengamanan untuk menjaga perlintasan yang tanpa palang pintu itu.

"Kalau selama angkutan Natal dan Tahun Baru ada petugas tambahan untuk menjaga perlintasan yang tidak berpalang pintu. Walaupun mereka hanya standbay saja," sebutnya.

Sementara untuk ancaman banjir dan longsor di sepanjang jalur rel, Mardiono mengatakan, untuk sekitar Stasiun Kota Malang termasuk aman.


EditorErlangga Djumena
Komentar
Close Ads X