7 Bandara Baru Terbangun di Era Jokowi - Kompas.com

7 Bandara Baru Terbangun di Era Jokowi

Kompas.com - 14/12/2017, 19:00 WIB
Jumpa pers akhir tahun Kemenhub di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (14/12/2017).KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTO Jumpa pers akhir tahun Kemenhub di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memaparkan pencapaian kinerja program pemerintah sektor perhubungan.

Direktur Bandar Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Bintang Hidayat mengatakan, hingga tahun 2017 telah terbangun 7 bandar udara (bandara) baru di Indonesia.

Pembangunan bandara tersebut merupakan bagian dari program pemerintahan Joko Widodo- Jusuf Kalla membangun 15 bandara hingga tahun 2019 mendatang.

"Sampai dengan 2019 kami ada 15 bandara baru. Dan saat ini kami sudah mencapai 7 bandara yang sudah kami selesaikan dan operasikan," ujar Bintang saat jumpa persnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Tiga bandara baru yang siap dioperasikan pada tahun 2017 diantaranya bandara Maratua, Kalimantan Timur, bandara Werur, Papua Barat, dan bandara Koroway Batu, Papua.

Sementara itu empat bandara lainnya yakni Letung, Namniwel, Miangas, dan Morowali sudah beroperasi di tahun sebelumnya.

Kemudian, sebanyak 8 bandara masih akan terus dikerjakan hingga tahun 2019 mendatang. Adapun ke 8 bandara tersebut Kertajati, Tebelian, Samarinda Baru, Buntu Kunik, Kabir atau Pantar, Siau, Muara Teweh, dan Bandara Tambelan.

Namun demikian, tahun 2018 mendatang ditargetkan ada 4 bandara lagi yang siap beroperasi, yakni Kertajati, Samarinda Baru, Pantar, dan Bandara Tebelian.

"Sebanyak 8 bandara baru itu kami akan selesaikan hingga tahun 2019 mendatang. Dan ada 17 lokasi untuk perpanjang runaway, dan 13 lokasi untuk pembangunan terminal. Ini untuk mengatasi peningkatan jumlah penumpangnya," papar Bintang.


EditorBambang Priyo Jatmiko
Close Ads X