Kajian Pemindahan Ibu Kota akan Dirampungkan Akhir Tahun 2017

Kompas.com - 14/12/2017, 20:10 WIB
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Nasional (Bapennas), Bambang Brodjonegoro. Kamis (14/12/2017) di Gedung Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/NURANDINI ALYA SAMMenteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Nasional (Bapennas), Bambang Brodjonegoro. Kamis (14/12/2017) di Gedung Bursa Efek Indonesia
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Nasional (Bapennas) akan merampungkan kajian pemindahan ibu kota pada akhir tahun ini.

Menteri PPN atau Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan dirinya akan menyerahkan kajian atas lokasi yang akan dipilih sebagai ibu kota yang baru pada akhir tahun ini.

"Dibawa ke presiden pokoknya akhir tahun ini. Kita selesaikan segera disampaikan ke Presiden dan tentunya nanti pak Presiden akan berdiskusi dengan kami," tambah Bambang di Gedung Bursa Efek Indonesia Kamis (14/12).

Bambang masih merahasiakan ke kota mana ibu kota akan dipindahkan. Namun dia memastikan bahwa ibu kota yang baru nantinya akan berada di luar pulau jawa.

"Pokoknya diluar pulau jawa, saya tidak mau sebut tepatnya, pokoknya diluar pulau jawa," ujar Bambang.

Ketika ditanya mengenai pendanaan, Bambang mengatakan untuk pendanaan pihaknya nanti juga akan menyampaikan perkiraan dananya dan bagaimana skema yang bisa meringankan beban pemerintah untuk pemindahan ibu kota ini.

Namun Bambang mengatakan bahwa dalam hal ini, swasta akan dilibatkan agar bisa meringankan pemerintah.

Bambang juga tidak ingin menyebutkan berapa kisaran dana yang dibutuhkan untuk pemindahan kota ini. Namun, dirinya memastikan bahwa dana yang dibutuhkan lebih dari 1 triliun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X