Madhang.id Milik Kaesang Diproyeksi Jadi Aplikasi Beken Nasional

Kompas.com - 16/12/2017, 09:49 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Kaesang Pangarep dan tim melaunching Madhang.id di Balai Kota Semarang, Senin (11/12/2017) KOMPASCOM/NAZAR NURDINWali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Kaesang Pangarep dan tim melaunching Madhang.id di Balai Kota Semarang, Senin (11/12/2017)
|
EditorAprillia Ika

SEMARANG, KOMPAS.com – Situs jual beli masakan rumahan Madhang.id bakal lebih tenar lagi pasca dilaunching oleh putra bungsu Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep. Salah satu BUMN, PT Telkom mulai membina aplikasi ciptaan lulusan Universitas Dian Nuswantoro Semarang ini.

Tim Telkom mendatangi kampus itu Jumat (15/12/2017) untuk menjalin nota kesepahaman terkait pembinaan dan pendampingan terhadap Madhang.id. Keduanya lalu membahas sinergi kewirausahaan dan industri digital telekomunikasi.

Executive Vice President (EVP) Business Service PT Telkom Tri Gunadi mengatakan, telkom dan Madhang akan bersinergi untuk pengembangan aplikasi itu. Telkom akan membantu pengembangan dari sisi digitalisasi, dan smart bussines.

Baca juga : Kaesang Pangarep Luncurkan Madhang.Id, Marketplace Masakan Rumahan

"Madhang.id ini adalah sebuah karya luar biasa. Saya yakin akan menaikkan pamor masakan rumahan yang tidak kalah bersaing dengan makanan cepat saji dan restoran modern," ujar Tri.

Madhang.id didampingi pengembangannya karena dinilai terobosan dalam bidang teknologi informasi yang akan mengangkat usaha kecil menengah, terutama sektor kuliner. Madhang menjadi pasar maya yang mempertemukan pelanggan dengan ibu rumah tangga yang menjadi tenant, mitra madhang.

Karena berbasis digital, ibu rumah tangga yang bergabung harus mempunyai ponsel pintar, selain memiliki dapur, bersedia menyiapkan tempat untuk makan para user.

“Madhang.id ini kami harap memberi kontribusi besar melalui sektor UMKM,” katanya.

Baca juga : Cerita Kaesang Ditantang Jokowi Buat Majukan UMKM

Telkom sendiri bakal melakukan pendampngan berupa go modern, go digital dan go online. Telkom bakal mendampingi sejak dari sistem produksi, pencatatan hingga cara memperluas jaringan pasar.

Rektor Udinus Edi Noersasongko bersyukur aplikasi karya tim Udinus dilirik Telkom. Ia berharap aplikasi itu berguna bagi masyarakat dan membantu UMKM bergeliat.

Dalam pengembangannya, Madhang juga nantinya bakal dilengkapi dengan fitur pembayaran. Menurut Kepala Humas Udinus Agus Triyono, Madhang memiliki fasilitas pembayaran dengan sistem cash atau ‘mangpi’ atau madhang pay.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPR: Kunjungan PM Jepang Harus Bisa Dimanfaatkan Pengusaha Nasional

DPR: Kunjungan PM Jepang Harus Bisa Dimanfaatkan Pengusaha Nasional

Whats New
PGN Pastikan Pengerjaan Pembangunan Pipa Rokan Selesai Tepat Waktu

PGN Pastikan Pengerjaan Pembangunan Pipa Rokan Selesai Tepat Waktu

Rilis
Jika Tak Ada Penemuan Baru, Minyak Bumi Indonesia akan Habis dalam 9 Tahun

Jika Tak Ada Penemuan Baru, Minyak Bumi Indonesia akan Habis dalam 9 Tahun

Whats New
Soal UU Cipta Kerja, KSPI: Mudah-mudahan DPR Tidak 'Kucing-kucingan' Lagi...

Soal UU Cipta Kerja, KSPI: Mudah-mudahan DPR Tidak "Kucing-kucingan" Lagi...

Whats New
Efisiensi Anggaran Proyek Pipa Minyak Blok Rokan Capai Rp 2,1 Triliun

Efisiensi Anggaran Proyek Pipa Minyak Blok Rokan Capai Rp 2,1 Triliun

Rilis
Pengetahuan Teknologi hingga Internet jadi Persoalan Digitalisasi UMKM

Pengetahuan Teknologi hingga Internet jadi Persoalan Digitalisasi UMKM

Whats New
Sri Mulyani Sebut Pemerintah Bakal Dukung Pembiayaan Startup, Ini Penjelasannya

Sri Mulyani Sebut Pemerintah Bakal Dukung Pembiayaan Startup, Ini Penjelasannya

Whats New
Ekonom: Sektor riil Paling Belum Siap Hadapi Digitalisasi

Ekonom: Sektor riil Paling Belum Siap Hadapi Digitalisasi

Whats New
Turun Signifikan dalam Beberapa Pekan, Saham IKAN Masuk Pengawasan Bursa

Turun Signifikan dalam Beberapa Pekan, Saham IKAN Masuk Pengawasan Bursa

Rilis
BI: Sistem Pembayaran Digital Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi

BI: Sistem Pembayaran Digital Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi

Whats New
Penjualan Emas Antam Melonjak 147 Persen pada Kuartal III-2020

Penjualan Emas Antam Melonjak 147 Persen pada Kuartal III-2020

Whats New
Sri Mulyani Soroti Ketimpangan Digitalisasi di Indonesia

Sri Mulyani Soroti Ketimpangan Digitalisasi di Indonesia

Whats New
Pansus KBN Tinjau Pelabuhan Marunda, KCN: Menunggu Rekomendasi Terbaik

Pansus KBN Tinjau Pelabuhan Marunda, KCN: Menunggu Rekomendasi Terbaik

Whats New
Ekonomi RI Bisa Pulih Cepat Dibandingkan Singapura dan AS, Mengapa?

Ekonomi RI Bisa Pulih Cepat Dibandingkan Singapura dan AS, Mengapa?

Whats New
Percepatan Penyerapan Stimulus Bisa Dorong Pemulihan Ekonomi di Kuartal IV 2020

Percepatan Penyerapan Stimulus Bisa Dorong Pemulihan Ekonomi di Kuartal IV 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X