Tembus Level Rp 249,4 Juta, Apa Kata Lima Miliarder Ini Soal Bitcoin?

Kompas.com - 16/12/2017, 13:30 WIB
Mata uang virtual ini telah membuat pria Norwegia jadi miliarder.sky news Mata uang virtual ini telah membuat pria Norwegia jadi miliarder.

NEW YORK, KOMPAS.com - Dalam beberapa waktu terakhir, mata uang digital bitcoin ramai dibincangkan di seluruh dunia. Bagaimana tidak, dalam setahun ini, nilai bitcoin telah menguat lebih dari 1.500 persen.

Penguatan ini telah membuat banyak investor pemula terpikat dan membeli bitcoin. Namun, banyak juga kritik yang mengkhawatirkan penguatan bitcoin pada akhirnya akan menimbulkan dampak yang berbahaya.

Baca juga : Sebuah Perusahaan di Jepang Bakal Gaji Pegawai dengan Bitcoin

Lalu, bagaimana pandangan para investor dan miliarder mengenai bitcoin? Mengutip Forbes, Sabtu (16/12/2017), berikut ini adalah pandangan mereka mengenai mata uang digital tersebut.

1. Carl Icahn

Miliarder Carl Icahn yang juga merupakan investor kawakan dengan rekam jejak yang luar biasa mengatakan bahwa dirinya tidak memahami bitcoin.

"Saya tidak memahaminya. Jika Anda membaca buku-buku sejarah tentang bubble, inilah yang terjadi," kata Icahn.

Banyak pihak memang memandang penguatan bitcoin akan menimbulkan risiko bubble. Kondisi bubble adalah ketika sebuah komoditas nilainya menguat sangat tinggi kemudian anjlok, menimbulkan gangguan pada stabilitas keuangan.

Warren Buffet Warren Buffet
2. Warren Buffet

Miliarder dan investor kawakan Warren Buffett malah menyarankan untuk menghindari bitcoin. Penguatan bitcoin, diibaratkan Buffett seperti roket.

"Ide bahwa (bitcoin) memiliki nilai intrinsik yang besar adalah gurauan. Ini adalah cara memindahkan uang," ujar Buffett.

3. Jamie Dimon

Adapun miliarder Jamie Dimon memiliki pandangan yang cukup ekstrim mengenai bitcoin. Dimon adalah CEO Goldman Sachs, salah satu bank terbesar di dunia.

" Bitcoin adalah bubble. (Para investor bitcoin) adalah orang-orang spekulatif, berpikir mereka bisa menjualnya dengan harga tinggi. Ini adalah bubble," tutur Dimon.

4. Ken Griffin

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAprillia Ika

Close Ads X