Permudah Transaksi, OLX Siapkan Digital Payment

Kompas.com - 18/12/2017, 10:11 WIB
Logo OLX, perusahaan yang bergerak di bisnis iklan baris digital. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Logo OLX, perusahaan yang bergerak di bisnis iklan baris digital.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku bisnis usaha digital asal Indonesia, OLX, memastikan untuk mengembangkan layanannya dengan menambah fitur digital payment. OLX melihat ada kebutuhan dari users yang bisa ditingkatkan jika mereka mengeluarkan layanan tersebut.

"Untuk digital payment, kami sedang mengembangkannya di divisi product development di OLX secara global," kata Public Relation OLX Amelia Virginia saat dihubungi Kompas.com pada Senin (18/12/2017).

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai detail digital payment, Amelia mengaku belum bisa mengungkapnya ke publik. Hal itu dikarenakan layanan tersebut masih digodok dan belum rampung sepenuhnya.

Chief of Operation and Data Science Officer OLX, Doan Siscus Lingga, dalam wawancara dengan Kompas.com pada Rabu (6/12//2017) menuturkan, layanan digital payment akan diluncurkan OLX tahun depan. Selain digital payment, pihaknya juga akan memberi fitur tambahan berupa layanan pengiriman barang untuk transaksi dengan ukuran jarak tertentu.

Baca juga: Nilai Transaksi Barang Bekas di OLX Tembus Rp 25 Triliun Sebulan

"Satu sampai dua tahun ke depan akan banyak di convenience, itu akan jadi titik fokus kami, termasuk delivery atau payment. Itu suatu tren yang kami lihat satu sampai dua tahun ke depan," tutur Doan.

Sejumlah startup belakangan cukup gencar menerapkan digital payments pada layanan mereka. Startup yang dimaksud salah satunya Go-Jek yang mengakuisisi tiga perusahaan financial technology (fintech), baru-baru ini.

Adapun OLX selama ini hanya sebagai wadah informasi yang mempertemukan penjual atau pengiklan dengan calon pembeli. Terlepas dari itu, baik untuk tata cara pembayaran maupun pengiriman barang, dilakukan berdasarkan kesepakatan antara penjual dan calon pembeli tersebut.

Biasanya, metode yang paling sering dipakai adalah cash on delivery (COD), yaitu penjual dan pembeli bertemu, kemudian terjadi transaksi saat itu juga.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Whats New
YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X