Natal dan Tahun Baru, Proyek Jalan Tol Layang Cikampek Dihentikan

Kompas.com - 18/12/2017, 12:12 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan Jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II, di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (8/8/2017). ANTARA FOTO/Risky AndriantoPekerja menyelesaikan pembangunan Jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II, di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (8/8/2017).
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menyatakan, dalam rangka libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, aktivitas pembangunan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) bakal dihentikan sementara.

Hal tersebut diputuskan setelah pihaknya melakukan rapat oleh pihak PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku pemilik proyek tersebut.

"Saya sudah kirim surat ke Jasa Marga dan sesuai dengan rapat yang ikuti itu (aktivitas pembangunan tol layang) nanti dihentikan," ujar Budi saat dihubungi Kompas.com, Senin (18/12/2017).

Meski demikian, tutur Budi, aktivitas pembangunan jalan tol layang tidak dihentikan sepenuhnya. Aktivitas yang dihentikan adalah mobilisasi alat berat dan material berat. 

Baca juga: Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Jadi yang Pertama Gunakan Tiang Baja

"Jadi, artinya tidak berhenti mutlak. Diberhentikan kalau ada mobilisasi alat dan material berat itu yang bisa menggangu (arus lalu lintas) dihentikan," ujarnya. 

Dengan demikian, Jasa Marga tetap bisa melakukan pekerjaan lain sepanjang tidak mengganggu arus lalu lintas di Tol Cikampek. 

"Ya, kan, mereka (Jasa Marga) punya target pekerjaan sehingga saya biarkan mereka (Jasa Marga)  me-manage sendiri bagaimana mobilisasi," ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Herry Trisaputra Zuna menambahkan, penghentian pembangunan di jalan Tol Cikampek yang menggangu lalu lintas berlaku mulai dari Jumat (22/12/2017) pukul 00.00 WIB.

Menurut dia, penghentian pembangunan juga berlaku pada proyek kereta api ringan atau light rapid transit (LRT) Jabodebek yang melewati Jalan Tol Cawang hingga Bekasi.

"Sudah diminta untuk menghentikan pekerjaan yang mengganggu arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru 2018. Ini juga berlaku pada LRT Jabodebek," ucap dia saat dihubungi Kompas.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Bermeterai

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Bermeterai

Whats New
Hadiri Changi Aviation Summit 2022, Menhub Akan Bahas Kebangkitan Industri Penerbangan Indonesia

Hadiri Changi Aviation Summit 2022, Menhub Akan Bahas Kebangkitan Industri Penerbangan Indonesia

Rilis
Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Tips Aman Berinvestasi Bitcoin di Platform Exchange

Tips Aman Berinvestasi Bitcoin di Platform Exchange

BrandzView
Beda Gaya Berpakaian Elon Musk Temui Jokowi, Luhut, dan PM India

Beda Gaya Berpakaian Elon Musk Temui Jokowi, Luhut, dan PM India

Whats New
IHSG Bakal Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Bakal Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Petani Sawit Bakal Geruduk Istana dan Kantor Airlangga, Ini Tuntutannya

Petani Sawit Bakal Geruduk Istana dan Kantor Airlangga, Ini Tuntutannya

Whats New
Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Mulai Hari Ini

Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Mulai Hari Ini

Whats New
Wall Street Mayoritas Merah, Saham Twitter dan Tesla Rontok

Wall Street Mayoritas Merah, Saham Twitter dan Tesla Rontok

Whats New
Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Whats New
Mengenal Tabungan Emas, Produk Pegadaian yang Digugat Rp 322,5 Miliar

Mengenal Tabungan Emas, Produk Pegadaian yang Digugat Rp 322,5 Miliar

Whats New
7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

Rilis
[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.