Pelaku Industri Fintech Indonesia dan Australia Resmikan Kerja Sama

Kompas.com - 18/12/2017, 22:05 WIB
EditorAprillia Ika

KOMPAS.com - Para pihak penting di industri teknologi finansial (tekfin) atau fintech di Indonesia dan Australia meresmikan kerja sama untuk mendorong pertukaran sumber daya manusia dan keahlian di antara kedua pasar yang sedang berkembang pesat.

Perjanjian yang ditandatangani pada tanggal 1 Desember 2017 lalu ini, menjadi tahap penting bagi perkembangan dan pertumbuhan industri fintech secara timbal-balik di kedua negara.

Penandatanganan dokumen kerja sama tersebut disaksikan oleh Direktur Inovasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia, Fithri Hadi dan Wakil Kepala Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Internasional Australia, Dan Thomas.

Kerja sama ini memungkinkan tersedianya platform untuk memfasilitasi pertukaran sumber daya manusia, teknologi, permodalan dan penetrasi pasar bagi perusahaan-perusahaan fintech di kedua negara.

Baca juga : BI Larang Fintech Gunakan Mata Uang Virtual seperti Bitcoin

Secara khusus, perjanjian ini mengikat kedua belah pihak untuk bekerja sama dalam sejumlah hal.

Pertama, membuka jalan bagi komunitas fintech Australia, termasuk warga Indonesia yang saat ini bekerja di Australia, untuk membangun kemitraan dan membantu memecahkan berbagai tantangan industri di Indonesia.

Kedua, membuka kesempatan bagi para pengembang tekfin Indonesia untuk berpartisipasi dalam program magang dan bekerja di Australia.

Ketiga, berbagi pengetahuan, data dan informasi khususnya di bidang manajemen resiko, keamanan data (cyber security), infrastuktur data, kecerdasan buatan (artificial intelligence), serta seputar kebijakan dan peraturan dalam pemanfaatan teknologi (regulatory technology) untuk mendukung ekosistem industri di kedua negara.

Keempat, memantapkan lingkungan industri untuk mewujudkan ‘pusat tekfin’ yang dapat menjadi simpul penghubung antar pihak di kedua negara, khususnya untuk mempromosikan aliran modal yang lebih banyak di antara kedua negara.

Kelima, bertukar informasi terkait anggota industri kedua negara guna memfasilitasi usaha-usaha tekfin dalam menemukan mitra yang sesuai satu sama lain.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.