Terkena Virus, Produksi Telur Ayam Menurun, Harga Melambung

Kompas.com - 19/12/2017, 15:20 WIB
Salah satu kios pedagang telur di pasar Cimanggis, Tangerang Selatan yang menjual telur Rp 26.000 per kilogram, Selasa (19/12/2017). KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTOSalah satu kios pedagang telur di pasar Cimanggis, Tangerang Selatan yang menjual telur Rp 26.000 per kilogram, Selasa (19/12/2017).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jawa Timur, Hidayat Tur Rahman mengakui bahwa saat ini telah terjadi penurunan produksi telur ayam ras.

Hal ini membuat harga telur pada tingkat peternak mengalami kenaikan dari biasanya Rp 20.000 per kilogram menjadi Rp 22.000 hingga Rp 22.300 per kilogram dan berdampak pada kenaikan di tingkat pasar.

"Harga kandang Rp 22.000 sampai 22.300 per kilogram. Saat ini sedang ada penurunan produksi karena cuaca dan juga adanya virus H9N2," jelasnya kepada Kompas.com, Selasa (19/12/2017).

Selain adanya penurunan produksi akibat adanya wabah virus yang menyerang ternak unggas petelur, kenaikan harga juga dipengaruhi oleh konsumsi masyarakat yang meningkat.

"Permintaan ada kenaikan untuk persiapan Natal dan tahun baru. Wilayah Indonesia timur ada kenaikan permintaan juga," kata Hidayat.

Untuk itu, pihaknya berharap ada tindakan cepat dari pemerintah untuk menangani virus yang sedang terjadi saat ini. Sebab, virus tersebut berdampak pada penurunan produktivitas ayam petelur.

"Untuk penurunan produksi terutama untuk ayam-ayam muda dari 90 persen bisa turun sampai 35-55 persen dan bisa naik lagi hanya 70-80 persen," ungkap Hidayat.

Menurutnya, selama ini telah ada upaya vaksinasi dari pemerintah dan instansi terkait, namun dampaknya belum terjadi siginifikan hingga saat ini terjadi penurunan produksi.

"Segera penangan virus baru ddengan vaksin yang sesuai agar produksi bisa stabil sehingga harga telur akan berjalan normal," pungkasnya.

Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) harga rata-rata telur ayam ras secara nasional telah mencapai Rp 25.300 per kilogram, harga tertinggi ada di wilayah Papua Rp 37.100 per kilogram, dan terendah di wilayah Sumatera Utara Rp 18.150 per kilogram.

Kemudian, harga rata-rata harga telur ayam di Jakarta mencapai Rp 25.650 per kilogram. Artinya, secara nasional harga telur ayam ras telah melewati harga acuan telur yang ditetapkan Kementerian Perdagangan, yakni Rp 22.000 per kilogram.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Hari Ini ke Luar Kota Enggak Perlu Pakai SIKM Lagi, tetapi...

Mulai Hari Ini ke Luar Kota Enggak Perlu Pakai SIKM Lagi, tetapi...

Whats New
Profil William Tanuwidjaya, Dulu Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

Profil William Tanuwidjaya, Dulu Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

Whats New
Ada GoTo, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Ada GoTo, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Whats New
Kekhawatiran Lonjakan Kasus Covid-19 Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran Lonjakan Kasus Covid-19 Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Whats New
Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Whats New
Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Whats New
Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Whats New
[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

Whats New
Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Whats New
Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | 'Traveling' Hemat ke Jerman Selama Corona

[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | "Traveling" Hemat ke Jerman Selama Corona

Rilis
Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Whats New
Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Rilis
Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X