BTN Kucurkan KPR untuk Pengemudi Go-Jek di Semarang

Kompas.com - 19/12/2017, 17:29 WIB
Ilustrasi KPR www.shutterstock.comIlustrasi KPR
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memperluas akses kredit pemilikan rumah (KPR) bagi para mitra pengemudi Go-Jek di Semarang, Jawa Tengah.

Upaya ini dilakukan untuk menyukseskan Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah.

Sekitar 27.000 mitra pengemudi Go-Jek diberi kesempatan untuk mengakses KPR BTN dengan bunga rendah dan skema cicilan ringan.

Sebelumnya, BTN telah membuka peluang KPR bagi mitra pengemudi Go-Jek di Jabodetabek, Palembang, dan Surabaya.

Direktur Bank BTN Oni Febriarto mengungkapkan, sebagai integrator utama Program Satu Juta Rumah, BTN terus melakukan berbagai inovasi dan kemitraan. Tujuannya untuk menjangkau semakin banyak masyarakat Indonesia memiliki hunian, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah dan pekerja informal.

Sejalan dengan komitmen tersebut, BTN kembali membuka peluang bagi para mitra pengemudi Go-Jek di Semarang untuk dapat memiliki rumah dengan cicilan tidak mencapai Rp 50.000 per hari.

“Dengan perluasan akses KPR bagi para tukang ojek online di Semarang ini, kami berharap semakin banyak orang memiliki rumah, terutama dalam rangka mendukung kesuksesan Program Sejuta Rumah,” ujar Oni dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/12/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun fasilitas KPR khusus bagi mitra pengemudi Go-Jek telah diluncurkan pada Mei 2017. Hingga November 2017, tercatat lebih dari 4.500 mitra pengemudi yang telah mengajukan diri untuk bisa memeroleh fasilitas KPR khusus tersebut.

Sebanyak 397 mitra pengemudi Go-Jek pun telah melakukan akad KPR dengan nilai total Rp 51,6 miliar pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 KPR BTN, pekan lalu.

Selama 41 tahun, BTN telah mengucurkan kredit rumah baik berskema konvensional maupun syariah senilai Rp 230,2 triliun untuk merealisasikan KPR bagi 4,1 juta unit rumah. Dari pencapaian tersebut, sebesar 3,08 juta unit atau lebih dari 75 persen di antaranya mengalir dalam bentuk KPR Subsidi.

Angka tersebut setara dengan nilai KPR Subsidi sebesar Rp 110,45 triliun. Adapun sisanya atau sebesar Rp 119,76 triliun didistribusikan dalam bentuk KPR Non-Subsidi.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X