Subsidi Tiket LRT Jabodebek 12 Tahun, Kemenhub Siapkan Rp 14 Triliun

Kompas.com - 19/12/2017, 19:40 WIB
Suasana pembangunan proyek transportasi masal Light Rail Transit (LRT) di sepanjang Tol Jagorawi, Kampung Makasar, Jakarta Timur, Minggu (23/7/2017). Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk, Budhi Harto mengungkapkan, nilai pembangunan prasarana LRT Jabodebek di kontrak awal sebesar Rp23,39 triliun sudah termasuk PPN 10 persen. Namun, setelah dihitung lagi, ongkos konstruksi LRT dapat ditekan lebih murah menjadi Rp 19,7 triliun dan belum termasuk PPN 10 persen dan sesuai arahan Presiden Jokowi, pemerintah akan tetap mengejar target penyelesaian proyek LRT Jabodebek pada awal 2019. ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya/foc/17.ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya Suasana pembangunan proyek transportasi masal Light Rail Transit (LRT) di sepanjang Tol Jagorawi, Kampung Makasar, Jakarta Timur, Minggu (23/7/2017). Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk, Budhi Harto mengungkapkan, nilai pembangunan prasarana LRT Jabodebek di kontrak awal sebesar Rp23,39 triliun sudah termasuk PPN 10 persen. Namun, setelah dihitung lagi, ongkos konstruksi LRT dapat ditekan lebih murah menjadi Rp 19,7 triliun dan belum termasuk PPN 10 persen dan sesuai arahan Presiden Jokowi, pemerintah akan tetap mengejar target penyelesaian proyek LRT Jabodebek pada awal 2019. ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya/foc/17.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan menyiapkan sebesar Rp 14 Triliun untuk mensubisi tiket kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Nilai tersebut untuk mensubsidi tiket selama 12 tahun. 

"Jadi nilai subsidi diberikan lewat tarif," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui di Kantor Kemenhub, Jakarta, Selasa (19/12/2017). 

Baca juga : Resmi Diteken, Masa Konsesi LRT Jabodebek Selama 50 Tahun

Mantan Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) ini mengungkapkan, tarif LRT Jabodebek yang ditetapkan sebesar Rp 12.000 per orang. 

Menurut Menhub Budi Karya, tarif tersebut ditetapkan setelah disubsidi dari harga keekonomian tarif tiket sebesar Rp 24.000 per orang. 

"Jadi 50 persennya disubsidi. Kira-kira tiap tahun Rp 1,2 triliun subsidi," jelas dia. 

Namun demikian, tambah Budi Karya, setelah 12 tahun subsidi tarif tiket LRT Jabodebek akan dikenakan normal. Selain itu, tarif tiket LRT Jabodebek akan mengalami kenaikan setiap tahunnya setelah masa subsidi 12 tahun. 

Baca juga : Disubsidi, Tarif Tiket LRT Jabodebek Dipatok Rp 12.000

"Ada kenaikan (setelah subdisi). kita perkirakan naik setahun 5 persen," pungkas dia.

Kompas TV Kamis (16/11/2017) DPRD DKI Jakarta akan memberikan pandangan dari setiap fraksi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorAprillia Ika
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X