Tahun 2018, OJK Prediksi Pertumbuhan Kredit 10-12 Persen

Kompas.com - 21/12/2017, 19:10 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso di sela-sela acara Hari Ulang Tahun OJK, di halaman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Kamis (23/11/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso di sela-sela acara Hari Ulang Tahun OJK, di halaman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Kamis (23/11/2017).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan akan meningkat pada tahun 2018. Hal ini sejalan dengan membaiknya prospek ekonomi global dan domestik di tahun depan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengungkapkan, kredit perbankan pada tahun 2018 akan tumbuh pada kisaran 10-12 persen. Adapun dana pihak ketiga (DPK) pun diperkirakan tumbuh pada angka yang sama.

"Kredit akan tumbuh 10-12 persen, DPK tumbuh 10-12 persen, ada kemungkinan bias ke atas," ujar Wimboh pada konferensi pers akhir tahun OJK di Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Sementara itu, pasar modal domestik diperkirakan bakal mempu meraup dana pembiayaan sebesar Rp 253,94 triliun pada tahun 2018. Ini seiring dengan fundamental ekonomi yang terjaga serta perbaikan kondisi ekonomi yang terus berlanjut.

Baca juga : Ada Kartu Kredit Digital, Apa Saja Keunggulannya?

Pada kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana menuturkan, OJK optimistis dengan target pertumbuhan kredit perbankan untuk tahun 2018 mendatang. Hal ini pun sejalan dengan rencana bisnis bank (RBB) yang telah dilaporkan kepada OJK.

"Kalau lihat industri (perbankan) dalam RBB 2018 lebih positif sebetulnya. Mereka targetkan (pertumbuhan kredit) sekitar 12,23 persen, artinya di 2018 dengan kondisi-kondisi ekonomi, mereka menyikapi dengan lebih positif," ungkap Heru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Heru menyatakan, optimisme tersebut juga terlihat dari berbagai upaya yang dilakukan perbankan untuk memperbaiki kualitas kredit. Sepanjang tahun 2017, perbankan banyak melakukan "bersih-bersih" kredit bermasalah dan konsolidasi, sehingga hasilnya akan terasa pada tahun 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.