Menteri Rini Sebut Ada 13 BUMN yang Masih Rugi Tahun ini

Kompas.com - 21/12/2017, 22:46 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno di sela Rapat Koordinasi BUMN, Kamks (21/12/2017) KOMPAS.com/Yoga Hastyadi WidiartantoMenteri BUMN Rini Soemarno di sela Rapat Koordinasi BUMN, Kamks (21/12/2017)
|
EditorErlangga Djumena

TOBASA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memperkirakan ada sekitar 13 perusahaan milik negara yang masih akan mengalami kerugian pada akhir tahun 2017 ini.

Beberapa di antara BUMN yang diprediksi bakal mengalami kerugian adalah PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT Kertas Leces (Persero), dan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero).

Sebagai upaya mencari jalan keluar, Rini telah mengumpulkan seluruh pimpinan BUMN dalam rapat koordinasi, Kamis (21/12/2017), di Tobasa, Sumatera Utara.

"Ada beberapa hal yang harus diperdalam. Salah satunya adalah mengenai bagaimana kami menghadapi perusahaan-perusahaan yang rugi. Ada yang operasionalnya jelek sekali,
ada juga yang ruginya sudah bertahun-tahun," terang Rini saat ditemui usai rapat koordinasi.

Baca juga: Pemerintah Siap Topang Pendanaan Holding BUMN

Dia menambahkan, dari 13 perusahaan yang diprediksi rugi, paling besar adalah Garuda Indonesia dan Krakatau Steel. Kerugian Krakatau Steel memang sudah lama terjadi dan sekarang sedang di analisa secara detail. Begitu juga dengan Garuda Indonesia yang kemungkinan mengalami kerugian karena ada perang harga.

Adapun total kerugian yang dialami oleh keseluruhan BUMN diperkirakan tidak akan lebih dari Rp 5 triliun. "Sekarang mungkin tidak sampai Rp 5 triliun, akhir tahun ini mungkin kira-kira Rp 4 triliun. Yang besar itu dua, Garuda Indonesia dan Krakatau Steel," ujar Rini.

"Tahun ini mungkin 12 sampai 13 perusahaan yang masih rugi dari 143 perusahaan. Ada target kita 2018 tidak ada yang boleh rugi," tambah dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X