Pertemuan IMF-World Bank, Pelindo III Diminta Kebut Pembangunan Terminal Penumpang

Kompas.com - 22/12/2017, 17:55 WIB
Kapal Pesiar Pacific Eden tiba di Pelabuhan Benoa, Bali, Kamis (13/4/2017). ARSIP KEMENPARKapal Pesiar Pacific Eden tiba di Pelabuhan Benoa, Bali, Kamis (13/4/2017).
EditorBambang Priyo Jatmiko

DENPASAR, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong PT Pelindo III untuk segera merealisasikan pembangunan terminal penumpang kapal pesiar di Benoa Bali guna menyambut pertemuan IMF-World Bank pada Oktober 2018.

Menurut Menhub, Pelindo III hanya punya waktu 10 bulan untuk merampungkan terminal penumpang tersebut.

"Karena pada Oktober 2018, akan ada lebih dari 17.000 orang yang akan datang ke Bali. Pasti mereka akan menyempatkan diri untuk berlayar menggunakan cruise (kapal pesiar) atau yacht dan sebagainya. Mereka adalah orang-orang yang spending-nya kuat sekali," kata Budi Karya, Jumat (22/12/2017).

Melalui pembangunan ini, nantinya kapasitas terminal penumpang di Pelabuhan Benoa Bali naik dari 69.000 orang per tahun menjadi 320.000 orang per tahun.

Menhub juga mengimbau agar jajarannya turut mendukung proyek pengembangan terminal penumpang. Sehingga saat sidang IMF-World Bank, fasilitas tersebut sudah selesai.

Reklamasi Benoa

Dalam kesempatan itu, Menteri Budi Karya juga mengingatkan Pelindo III untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan proyek reklamasi di Benoa.

"Reklamasi harus hati-hati, jadi saya sarankan untuk melakukan pentahapan hal-hal yang perlu dan mendahulukan hal-hal yang berkaitan dengan penumpang," kata Menhub.

Sebelumnya pernah diberitakan bahwa Pelindo III berencana melakukan reklamasi di kawasan Pelabuhan Benoa seluas 93 hektare.

Untuk menjalankan proyek itu, diperkirakan akan membutuhkan dana sebesar Rp 800 miliar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X