Jelang Akhir Tahun, Berapa Nilai Tukar Bitcoin?

Kompas.com - 25/12/2017, 10:00 WIB
Ilustrasi Bitcon. (AP via The Guardian) Ilustrasi Bitcon. (AP via The Guardian)
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang akhir tahun 2017, nilai mata uang virtual bitcoin belum pulih pasca penurunan drastis pada pekan lalu.

Berdasarkan data pada Bitcoin.com, pada Senin (25/12/2017), nilai kata uang virtual mencapai 13.686 dollar AS per keping, atau setara Rp 185 juta dengan kurs Rp 13.566 per dollar AS.

Sebelumnya, nilai mata uang virtual bitcoin merosot pada Jumat (22/12/2017). Harga bitcoin terjun bebas dari 20.000 dollar AS atau setara Rp 270 juta menjadi 13.000 dollar AS atau sekitar Rp 177,5 juta.

Mengutip The Guardian, nilai bitcoin pun turun sekira 2.000 dollar AS atau sekitar Rp 27 juta dalam waktu 12 jam. Menurut data CoinDesk, nilai bitcoin bertengger pada level 13.155 dollar AS atau setara Rp 177,59 juta, turun 30 persen dalam 5 hari.

Baca juga : 5 Alasan yang Bikin Orang Masih Enggan Koleksi Bitcoin

Penurunan nilai bitcoin terjadi karena sejumlah peristiwa dalam sepekan ini. Salah satu pusat perdagangan bitcoin di Korea Selatan bangkrut karena serangan siber.

Adapun pusat perdagangan bitcoin di AS, Coinbase, juga melakukan investigasi karena harga yang meningkat tajam.

"Peregerakan harga secara lebar telah menjadi hal yang sangat normal yang sulit diputuskan. Ini terjadi sejalan dengan investor yang melakukan aksi jual menjelang akhir tahun," ujar Neil Wilson, analis senior di ETX Capital.

Namun demikian, ada juga sejumlah kabar positif soal bitcoin. Chicago Mercantile Exchange pada awal pekan ini meluncurkan perdagangan berjangka bitcoin, setelah sebelumnya hal yang sama dilakukan oleh Chicago Board Options Exchange. 

Baca juga : Dalam 12 Jam, Nilai Bitcoin Merosot Rp 27 Juta

Selain itu, regulator di AS juga telah menyetujui perdagangan bitcoin. Bank investasi Goldman Sachs pun dilaporkan membuka unit khusus perdagangan bitcoin. 

Kompas TV Bitcoin merupakan instrumen investasi yang menggiurkan. Disisi lain, pihak Bank Indonesia meminta masyarakat berhati-hati karena tidak ada jaminan.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X