JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Railink, Heru Kuswanto mengatakan pihaknya bakal menghapus ketentuan memasukkan email saat penumpang membeli tiket Kereta Bandara Soekarno-Hatta.
Pasalnya tidak semua orang memiliki e-mail, sedangkan saat calon penumpang datang langsung untuk membeli tiket, vending machine penjualan tiket Kereta Bandara mewajibkan untuk mencantumkan alamat e-mail.
"Yang go-show (datang langsung) ini yang kami evaluasi, ini akan kami hilangkan (keharusan mencantumkan email). Kan dari semua data itu kita tetap butuh satu hal, bisa nomor telepon saja," terang Heru saat ditemui di Stasiun Sudirman Baru (BNI City).
Baca juga : Masih Ada Warga yang Belum Tahu Pembelian Tiket KA Bandara Tak Bisa Tunai
Dia menjelaskan alasan utama mewajibkan email adalah untuk mengirimkan QR Code tiket kereta. Dengan adanya QR Code itu, seandainya tiket yang tercetak hilang, penumpang tetap bisa masuk atau mencetak ulang tiketnya dengan mudah.
Selain itu, email juga bisa dipakai untuk sarana komunikasi. Misalnya jika suatu waktu ingin mengurus refund pembatalan tiket Kereta Bandara yang sudah dipesan maka bisa berkomunikasi melalui alamat email yang dicantumkan.
"Mungkin nanti nomor HP untuk penumpang yang go-show, karena saya rasa semua org punya HP. Kegunaan lain nomor HP ini pun untuk penumpang sendiri, bisa untuk re-print jika tiket hilang," kata Heru.
Baca juga : KA Bandara Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi 2 Januari, Harga Tiket Rp 70.000
"Insya allah penerapannya kamis atau jumat bisa, karena tim develop kami juga perlu waktu dan dari tadi malem sudah kerja," imbuhnya.
Sementara itu untuk pemesanan tiket Kereta Bandara melalui aplikasi masih tetap harus mencantumkan alamat email. Hanya calon penumpang yang datang langsung saja tidak diwajibkan mencantumkan email.
Sebelum ya, Kereta Bandara Soekarno Hatta sudah mulai beroperasi untuk umum. Pada tahap awal ini penumoang hanya bisa naik dari Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Batu Ceper, serta Bandara.
Harga promosi tiket Kereta Bandara dipatok Rp 30.000 untuk perjalanan antara 26 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018. Harga tersebut akan kembali normal, yakni Rp 70.000, mulai 2 Januari 2018.
Baca juga : Hari Ini Warga Bisa Coba KA Bandara Soekarno-Hatta, Tiket Rp 30.000
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.