Harga BBM dan Tarif Listrik Tidak Naik, Ini yang Dilakukan Sri Mulyani

Kompas.com - 27/12/2017, 15:58 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa tarif listrik dan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 2018 tidak akan naik. Meski begitu, pihaknya sudah bersiap jika harga internasional mengalami kenaikan dan akan berdampak pada penetapan harga di dalam negeri.

"APBN 2018 mengasumsikan tidak ada kenaikan harga listrik dan BBM. Kalau terjadi perubahan harga internasional, nanti kami lihat di dalam penghitungan subsidi maupun penerimaan negara kita," kata Sri saat ditemui di Hotel Four Seasons, Rabu (27/12/2017).

Menurut Sri, pemerintah masih memantau perkembangan harga-harga komoditas di dunia yang perubahannya akan memengaruhi Indonesia. Ketika ditanya lebih lanjut mengenai strategi dalam menghadapi perubahan tersebut, belum dijelaskan secara detail oleh Sri.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan turut memastikan tidak ada kenaikan harga listrik dan BBM hingga Maret 2018. Baik tarif listrik maupun harga BBM akan tetap mengikuti harga sebelumnya yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Jonan: Tak Ada Kenaikan Tarif BBM dan Listrik Hingga Maret 2018

Tarif listrik yang berlaku kini adalah tegangan Rendah (TR) Rp 1.467,28 per kWh, golongan 900 VA Rumah Tangga Mampu (RTM) Rp 1.352 per kWh, tarif listrik Tegangan Menengah (TM) Rp 1.114,74 per kWh, tarif listrik Tegangan Tinggi (TT) Rp 996,74 per kWh, dan tarif listrik di Layanan Khusus Rp 1.644,52 per kWh.

Sedangkan harga eceran BBM untuk gasoline RON 88 atau Premium dan gas oil 48 atau Solar juga tetap sama. Premium penugasan di luar wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) akan tetap Rp 6.450 per liter dan Solar subsidi Rp 5.150 per liter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa pemerintah berniat menaikkan harga BBM untuk menyesuaikan dengan harga minyak mentah (crude oil) dunia yang trennya naik dan sudah mencapai 59 dollar AS pada November 2017 lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.