Alasan Pemerintah Tidak Menaikkan Tarif Listrik dan Harga BBM

Kompas.com - 27/12/2017, 16:53 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/11/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/11/2017).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memastikan tarif listrik dan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak akan naik pada periode Januari hingga Maret 2018. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengungkap alasannya.

Menurut dia,  alasan utama pemerintah tidak menaikkan tarif listrik dan BBM adalah demi menjaga daya beli masyarakat. Jangan sampai daya beli melemah dengan adanya kenaikan itu.

"Penetapan pemerintah tidak naik ini karena satu-satunya itu mempertimbangkan daya beli masyarakat," ucap Jonan di kantor Kementerian ESDM, Rabu (27/12/2017).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir mengatakanm telah menerima keputusan penetapan tarif dan berjanji melakukan berbagai efisiensi agar tsrif listrik bisa terjangkau.

Baca juga: Harga BBM dan Tarif Listrik Tidak Naik, Ini yang Dilakukan Sri Mulyani

"Kami memahami, dan kami mencoba untuk melihat biaya-biaya lain yang bisa kami lakukan efisiensi. Cashflow-nya masih mencukupi, ada pembayaran subisidi dari pemerintah. (Efisiensinya) Itu banyak sekali, operation maintenance, zonasi batu bara, kualitas batubara juga kita cari yang terbaik. Banyak hal yang bisa kita efisiensi, " kata Sofyan.

Sementara Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Elia Massa Manik mengatakan hal serupa. Pihaknya bakal melakukan langkah efisiensi agar harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Satu yang klasik. Misal kalau dulu pemakaian material 100, kita turunkan ke 90, 80. Kedua, soal harga. Nanti kita ceritakan di Januari berapa efisiensinya 6 bulan terakhir. Ketiga, mengubah model bisnis, yang tadinya di-stock, kita enggak stock lagi, itu lebih murah dan cash flow lebih baik. Itu banyak kita lakukan di kilang dan downstream," sebut Elia.

Sebelumnya pemerintah telah mengumumkan bahwa tarif listrik dan harga BBM tidak akan naik di periode 1 Januari 2018 hingga 31 Maret 2018.

Adapun tarif listrik yang berlaku  adalah tegangan Rendah (TR) Rp 1.467,28 per kWh, golonggan 900 VA Rumah Tangga Mampu (RTM) Rp 1.352 per kWh, tarif listrik Tegangan Menengah (TM) Rp 1.114,74 per kWh, tarif listrik Tegangan Tinggi (TT) Rp 996,74 per kWh, dan tarif listrik di Layanan Khusus Rp 1.644,52 per kWh.

Sementara harga BBM Premium penugasan di luar wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) akan tetap Rp 6.450 per liter dan Solar subsidi Rp 5.150 per liter.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X