Barang 500 Dollar AS Bebas Bea Masuk, Gaya Hidup Putra Mahkota Saudi, Ini 5 Berita Populer Ekonomi - Kompas.com

Barang 500 Dollar AS Bebas Bea Masuk, Gaya Hidup Putra Mahkota Saudi, Ini 5 Berita Populer Ekonomi

Kompas.com - 29/12/2017, 05:00 WIB
Menteri Keuangan Sri MulyaniKOMPAS.com/Yoga Hastyadi Widiartanto Menteri Keuangan Sri Mulyani

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi orang Indonesia, oleh-oleh atau buah tangan dari tempat bepergian adalah keharusan. Paling tidak, untuk diberikan ke keluarga di rumah. Apalagi jika oleh-oleh tersebut dibawa dari luar negeri.

Masyarakat Indonesia sendiri sempat dibuat heboh dengan adanya bea masuk oleh-oleh tersebut.

Video penarikan bea masuk impor kepada penumpang yang membawa tas bermerek dari luar negeri oleh petugas Bea Cukai Bandara memicu komentar beragam dari netizen.

Baca juga : Tahun Depan, Intangible Goods Bakal Dikenakan Bea Masuk

Bahkan termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Kadin menilai batasan bea masuk tersebut sangat kecil dan perlu untuk dinaikkan.

Pada saat kejadian, batasan harga barang yang dikenai bea masuk yaitu barang dengan harga di atas 250 dolar AS per individu dan 1.000 dolar AS per keluarga.

Aturan bea masuk impor untuk barang pribadi penumpang diatur di dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188 Tahun 2010. Aturan ini akan segera diubah sehingga barang pribadi di atas 500 dollar AS yang akan dikenai bea masuk.

Baca juga : Heboh Bawa Tas Mahal Ditagih Bea Masuk, Sri Mulyani Bantah Aturan Diperketat

Berita lain yang diminati oleh pembaca kanal ekonomi Kompas.com adalah soal gaya hidup mewah putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman.

Dia dikecam menghamburkan uang membeli aneka kemewahan di saat dirinya memimpin lembaga antikorupsi yang memenjarakan 11 pangeran lain.

Baca juga : 11 Pangeran Arab Saudi Ditangkap, Demi Reformasi Ekonomi?

Berikut lima berita populer di kanal ekonomi Kompas.com pada Kamis (28/12/2017) yang bisa Anda baca kembali hari ini.

1. Sri Mulyani: Barang Pribadi Senilai 500 Dollar AS Bebas Bea Masuk

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengumumkan rencana perubahan terhadap PMK No 188/PMK.04/2010 tentang Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang. Perubahan tersebut memberi kelonggaran dalam tata cara membawa barang asal luar negeri untuk masuk Indonesia.

Kelonggaran tersebut berlaku untuk barang bawaan penumpang yang digunakan untuk tujuan pemakaian pribadi; dan tidak berlaku bagi penumpang yang membawa masuk barang dari luar negeri untuk tujuan berjualan di dalam negeri.

Baca juga : Sri Mulyani: Barang Pribadi Senilai 500 Dollar AS Bebas Bea Masuk

2. Arah Tranformasi dan "Digital Crisis" 2018

Lembaga riset Forrester mengeluarkan outlook bisnis tahun 2018. Salah satu poin pentingnya, akan terjadinya digital crisis di tahun 2018.

Ini menjadi penting untuk anda yang tengah merumuskan visi 2018, sebab ekonomi digital benar-benar telah merasuki hampir seluruh kehidupan manusia.

Dan bagi Forrester, digitalisasi bukanlah sebuah elective surgery, melainkan mandatory. Sementara 60 persen CEO merasa mereka sangat tertinggal.

Di tanah air, bahkan lebih dari 80 persen CEO dan pengusaha lama merasa masih menjadi pemula (beginners) yang gaptek. Dan celakanya itu dialami perusahaan-perusahaan yang menjadi bintang bagi generasi X dan di atasnya.

Baca: Arah Tranformasi dan "Digital Crisis" 2018

3. Ethereum Akan Jadi Bitcoin Berikutnya?

Ethereum adalah mata uang digital terbesar kedua setelah bitcoin. Hingga 25 Desember 2017 lalu, menurut data CoinMarketCap, nilai ethereum mencapai rekor tertingginya, yakni 850 dollar AS atau sekitar Rp 11,4 juta dengan kapitalisasi pasar mencapai 82 miliar dollar AS.

Investor mata uang digital Oliver Isaacs meyakini bahwa ethereum akan sama sukses dan menguntungkannya seperti bitcoin. Menurut data Coindesk pada Kamis (28/12/2017), nilai bitcoin bertengger pada level 15.296 dollar AS atau sekitar Rp 206,4 juta.

Baca juga : Ethereum Akan Jadi Bitcoin Berikutnya?

Pangeran Mohammed bin Salman, putra mahkota baru Kerajaan Arab Saudi.Arab News Pangeran Mohammed bin Salman, putra mahkota baru Kerajaan Arab Saudi.

4. Gaya Hidup Mewah Putra Mahkota Arab Saudi Disorot

Sejumlah laporan terbaru mengaitkan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman dengan gaya hidup penuh kemewahan. Ia dikabarkan membeli real estate, benda seni, dan bahkan yacht.

Mengutip CNBC, Kamis (28/12/2017), beberapa pihak menganggap pembelian tersebut merupakan tanda kemunafikan dan ancaman bagi legitimasi sang pangeran. Laporan ini muncul ketika kampanye antikorupsinya tengah berjalan.

Sebagaimana diketahui, lembaga antikorupsi yang dipimpin Pangeran Mohammed menangkap sejumlah pangeran, pejabat, dan pebisnis Arab Saudi karena dugaan korupsi. Mereka ditahan di Hotel Ritz-Carlton di Riyadh.

Baca juga : Gaya Hidup Mewah Putra Mahkota Arab Saudi Disorot

5. Krisis Makin Parah, Pasokan Bensin di Venezuela Habis

Setelah bahan-bahan kebutuhan sehari-hari dan obat-obatan makin tipis pasokannya, kini giliran bahan bakar minyak (BBM) di Venezuela yang habis.

Padahal, data Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menyebutkan, Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, termasuk cadangan minyak nonkonvensional.

Baca juga : Krisis Makin Parah, Pasokan Bensin di Venezuela Habis


EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X