Pagi Ini, Wapres Jusuf Kalla Buka Perdagangan Bursa Tahun 2018

Kompas.com - 02/01/2018, 08:17 WIB
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ketika ditemui di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Rabu (20/12/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRWakil Presiden RI Jusuf Kalla ketika ditemui di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Rabu (20/12/2017).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, atau kerap disapa JK, dijadwalkan hadir untuk membuka perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tahun 2018. Seperti biasa, perdagangan di BEI dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Wapres Jusuf Kalla dijadwalkan hadir pada pukul 08.30 WIB. Kemudian, Wapres didampingi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Direktur Utama BEI Tito Sulistio, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akan menekan tombol tanda dimulainya perdagangan di lantai bursa.

Selain JK, dijadwalkan pula hadir Dewan Komisioner OJK, direksi BEI, dan sejumlah menteri Kabinet Kerja. Bakal hadir pula Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menutup perdagangan di BEI pada Jumat (29/12/2017) pukul 16.00 WIB.

Baca juga : Ditutup Jokowi, IHSG Sentuh Level Tertinggi Sepanjang Sejarah BEI

Sebelum secara resmi menutup perdagangan di BEI, Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada para pelaku pasar dan BEI karena telah memberikan dedikasi yang tinggi untuk menumbuhkan perekonomian Indonesia.

"Atas nama pemerintah saya memberikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi bagi para pelaku pasar atas dedikasi yang tinggi," kata Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level tertinggi sepanjang sejarah BEI, yakni pada level 6.355,65. Angka ini tercatat menguat sebesar 0,66 persen.

Sepanjang tahun ini, IHSG terus mencatat penguatan hingga beberapa kali menyentuh rekor. Hingga 28 Desember 2017, kapitalisasi pasar di BEI telah mencapai Rp 6.993 triliun dan penggalangan dana di pasar modal telah mencapai Rp 802 triliun.

Kompas TV Namun, Bursa Efek Indonesia mengakui masih harus mengejar ketertinggalan dengan sejumlah negara.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.