Penerbangan Batik Air Rute Surabaya-Jakarta Alami Turbulensi Hebat

Kompas.com - 02/01/2018, 17:57 WIB
B737 MAX pertama  untuk Batik Air Malaysia. Lion Group menjadi operator B737 MAX pertama di dunia. Boeing MediaroomB737 MAX pertama untuk Batik Air Malaysia. Lion Group menjadi operator B737 MAX pertama di dunia.
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerbangan Batik Air rute Surabaya-Jakarta dengan nomor penerbangan ID 6575 mengalami goncangan hebat atau turbulensi

Turbelensi itu terjadi setelah pesawat lepas landas pada fase climbing selama 5 detik di ketinggian 23.000 kaki di atas permukaan laut. 

"Pesawat Boeing 737-900 ER dengan nomor registrasi PK-LBJ yang di kemudikan oleh Capt. Dudy Rahmat Kastaman lepas landas dari Surabaya pada pukul 13.28 dan telah mendarat dengan sempurna di Cengkareng pada pukul 14.50 WIB," ujar Corporate Communication Lion Group, Ramaditya Handko kepada Kompas.com, Selasa (2/1/2017). 

Baca juga : Penerbangan Batik Air Jakarta-Medan Alami Turbulensi Hebat

Menurut Ramaditya, berdasarkan analisa awal bahwa pesawat Batik Air ID 6575 mengalami turbulensi dikarenakan sedang memasuki ruang kondisi cuaca yang kurang baik.

Ramaditya mengungkapkan, satu penumpang dan dua awak kabin Batik Air mengalami cedera ringan. 

Selain itu, satu penumpangnya lainnya mengalami syok terkait turbulensi tersebut. 

"Seluruhnya kini sedang dalam perawatan dan pengobatan. Sementara penumpang lainnya dalam keadaan baik tanpa cedera," jelas dia. 

Baca juga : Ini Kata Pilot Senior Soal Turbulensi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X